Membangun Masa Depan Lewat Kolaborasi, Heksahelix Jadi Napas Baru Lampung Selatan


KALIANDA* - Pemandangan berbeda terlihat di Pendopo Agung, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan pada Selasa (3/3/2026) petang.

Aura formal birokrasi mencair menjadi ruang diskusi yang hidup saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut hangat kedatangan para aktivis mahasiswa dari Aliansi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Lampung Selatan.

Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Ini adalah kelanjutan konkret dari aspirasi yang sempat disuarakan mahasiswa di jalanan beberapa pada 23 Februari 2026 lalu. Kini, teriakan di podium beralih menjadi adu gagasan di meja dialog dalam bingkai kolaborasi Heksahelix.

*LamSel ConNextion: Wadah Aspirasi Tanpa Sekat*

Dalam suasana yang partisipatif, Bupati Radityo Egi menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan ide-ide segar anak muda menguap begitu saja.

Ia meresmikan dukungan penuh terhadap “LamSel ConNextion” sebuah platform strategis yang akan menjadi laboratorium ide, wadah diskusi, dan kompas bagi gerakan pemuda-mahasiswa di Lampung Selatan.

"Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan dengan 'single fighter'. Kita butuh energi pemuda. Mahasiswa bukan lagi sekadar pengawas dari luar, tapi mitra strategis yang duduk bersama kami merumuskan solusi," tegas Bupati Egi.

*Perspektif Akademisi: Lompatan Progresif Tata Kelola Daerah*

Diskusi yang berlangsung hangat ini dipandu oleh Naufal A. Caya, akademisi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Tulang Bawang (UTB).

Sebagai sosok yang juga menjabat Direktur Eksekutif SIGER Institute, Naufal menilai langkah Bupati Egi adalah sebuah terobosan komunikasi politik yang inklusif.

"Menempatkan mahasiswa sebagai subjek pembangunan, bukan lagi objek adalah langkah yang sangat tepat. Model Heksahelix ini memberikan ruang setara bagi pemerintah dan pemuda untuk berkolaborasi secara produktif," ujar Naufal yang juga mantan aktivis mahasiswa ini.

Menurutnya, dialog ini merupakan momentum emas untuk menginstitusikan partisipasi anak muda dalam kebijakan publik. Ia menekankan bahwa ke depan, setiap kebijakan harus lahir dari proses yang didukung oleh:
- Riset dan Data yang akurat.
- Kepekaan Sosial terhadap kebutuhan masyarakat.
- Komunikasi Inklusif lintas sektor.

*Membangun Fondasi Berkelanjutan*

Pertemuan petang itu menjadi sinyal kuat bahwa Lampung Selatan sedang bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern.

Dengan semangat Heksahelix, kolaborasi ini diharapkan mampu memicu inovasi di sektor ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas layanan publik.

"Ketika pemerintah membuka pintu dan pemuda menjawabnya dengan gagasan nyata, di situlah fondasi masa depan Lampung Selatan yang berkelanjutan sedang kita bangun," tutup Naufal optimis.

Kini, bola panas ada di tangan para pemuda dan pemerintah. Akankah sinergi ini melahirkan inovasi baru bagi Bumi Khagom Mufakat? Publik menanti aksi nyata dari LamSel ConNextion. (*)

Duduk Lesehan Bahas 7 Tuntutan Mahasiswa: Egi: Kritik Boleh, Demokrasi Harus Dewasa


LAMSEL, Kalianda - Radityo Egi Pratama memilih duduk lesehan bersama mahasiswa saat menerima Aliansi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Lampung Selatan di Pendopo Agung, Rumah Dinas Bupati L, Selasa (3/3/2026).

Dalam suasana dialog yang hangat namun kritis itu, Bupati Egi menegaskan komitmennya membuka ruang seluas-luasnya terhadap kritik dan aspirasi publik.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi penyampaian aspirasi mahasiswa yang digelar pada 23 Februari 2026 lalu. Sarasehan ini menjadi forum untuk membedah tujuh poin tuntutan evaluasi yang sebelumnya disampaikan.

Dalam dialog terbuka itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lampung Selatan, Sandi Afrizal, menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya mengawal arah pembangunan daerah.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk tindak lanjut dari aksi Cipayung Plus dan BEM hari Senin kemarin. Kami ingin membedah tujuh tuntutan evaluasi kami agar proyeksi pembangunan Lampung Selatan dalam empat tahun ke depan bisa jauh lebih baik,” ujar Sandi di hadapan Bupati dan jajaran pejabat.

Dalam forum tersebut, Bupati Egi didampingi Sekretaris Daerah Supriyanto, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Kesbangpol, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan, serta Ketua Forum CSR Lampung Selatan. Kehadiran lengkap jajaran ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam merespons aspirasi mahasiswa.

Menanggapi paparan mahasiswa, Egi menyampaikan apresiasi atas keberanian dan kepedulian mereka terhadap pembangunan daerah. Namun ia juga memberi catatan terkait dinamika komunikasi dalam audiensi tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan. Tentu saya mengapresiasi segala saran dan kritik. Namun jujur, dari paparan tadi, saya belum mendengar kalimat terima kasih, yang disampaikan melulu tuntutan. Padahal, program-program yang kami jalankan saat ini dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat. Tapi it’s okay, di sinilah kita diajarkan apa yang namanya dewasa dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menandai suasana diskusi yang terbuka dan lugas, namun tetap dalam koridor dialog konstruktif. Bupati Egi menegaskan dirinya bukan tipe pemimpin yang anti kritik, termasuk di ruang digital.

“Saya bukan tipe orang yang anti-kritik. Di media sosial saja, jika ada 1.000 atau 2.000 orang mengkritik, saya terima dengan baik. Kalaupun saya anti-kritik, saya pasti sudah menutup kolom komentar sejak lama,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjalankan tata kelola yang inklusif dan transparan, serta membuka akses informasi publik seluas-luasnya bagi media maupun masyarakat.

Sarasehan tersebut diharapkan menjadi titik temu antara mahasiswa sebagai kontrol sosial dan pemerintah sebagai eksekutif, sehingga kritik yang disampaikan tidak berhenti pada tuntutan, melainkan bermuara pada kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan. (Gil-Kmf)

Safari Ramadan Saksi Rotasi Kominfo, Anasrullah Bergeser, Hendry Kurniawan Jadi Plt


LAMSEL, Rajabasa - Di tengah suasana khidmat Safari Ramadan, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, resmi melantik tiga pejabat eselon II dan menunjuk satu pejabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt), Selasa (3/3/2026).

Prosesi yang berlangsung di Masjid Manarul Islam, Desa Canggung, Kecamatan Rajabasa, itu menjadi momen penyegaran struktur organisasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan di bulan suci Ramadan.

Pelantikan yang digelar di tempat ibadah dan disaksikan langsung masyarakat tersebut menghadirkan nuansa berbeda dibanding prosesi seremonial pada umumnya. Selain sebagai agenda struktural, momen ini sekaligus mengandung pesan moral tentang tanggung jawab dan integritas pejabat publik.

Dalam mutasi tersebut, Drs. Edy Firnandi, M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sekaligus Plt Asisten Bidang Administrasi Umum, kini resmi dilantik sebagai Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah secara definitif.

Posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang ditinggalkan Edy Firnandi diisi oleh Anton Carmana, S.E., yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Sementara itu, jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik kini dipercayakan kepada Anasrullah, S.Sos., M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Untuk mengisi kekosongan di Dinas Kominfo, Bupati Egi menunjuk Hendry Kurniawan, S.H., M.M. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo hingga ditetapkannya pejabat definitif.

Dalam arahannya, Bupati Egi menegaskan bahwa pelantikan di masjid pada bulan Ramadan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saudara dilantik di tempat yang suci, di bulan yang suci, dan disaksikan langsung oleh masyarakat. Ini adalah amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Bekerjalah secara profesional dan pastikan kehadiran pemerintah dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegasnya.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera bergerak cepat menjalankan program kerja, terutama dalam mempercepat pelayanan administrasi dan mendukung pembangunan daerah.

Menurut Bupati Egi, rotasi dan pengisian jabatan ini merupakan bagian dari penataan organisasi agar lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Penyegaran ini adalah hal biasa dalam organisasi untuk memperkuat kinerja tim. Saya berharap pejabat yang baru dilantik dapat membawa inovasi di instansinya masing-masing,” ujarnya.

Langkah ini menandai kembali bergeraknya “gerbong” mutasi di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, sebagai upaya konsolidasi internal dan penguatan pelayanan publik.

Pelantikan tersebut turut disaksikan unsur Forkopimda Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Supriyanto, para kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kecamatan Rajabasa yang hadir dalam rangkaian Safari Ramadan.

Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Safari Ramadan dan penyerahan bantuan sosial kepada anak yatim serta hibah pembangunan masjid. Agenda itu menjadi simbol komitmen Pemkab Lampung Selatan untuk tetap menghadirkan pelayanan dan kepedulian sosial di tengah momentum spiritual bulan Ramadan. (Gil-Kmf)

Direktur RSUD Bob Bazar Paparkan Pelayanan IGD


LAMPUNG SELATAN - Direktur RSUD Bob Bazar, Kalianda, Lampung Selatan, dr Djohardi mengungkapkan, tata kelola pelayanan kesehatan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) berbasis Triase pelayanan. Yakni proses seleksi pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan untuk prioritas penanganan, sebagai mana diatur pada Bab II Pasal 3 Permenkes RI Nomor 47 Tahun 2018 Tentang Pelayanan Kegawatdaruratan.

Kepada awak media dr Djohardi menjelaskan terdapat kriteria.

“Beberapa kriterianya adalah, mengancam nyawa baik diri sendiri maupun orang lain hingga lingkungan. Kemudian adanya gangguan pada jalan nafas, pernafasan dan sirkulasi. Selanjutnya adanya penurunan kesadaran dan gangguan pada hemodinamik,” tutur Djohardi kepada wartawan, Selasa 3 Maret 2026.


Djohardi menjelaskan, IGD adalah unit pelayan di rumah sakit yang memberikan pelayanan pertama pada pasien dengan ancaman kematian dan kecacatan secara terpadu dengan melibatkan berbagai multidisiplin. Sedangkan tujuan utama IGD adalah memberikan pelayanan komunikatif, cepat dan tepat selama 24 jam terus menerus.


Dirut juga menambahkan bahwa IGD RSUD Bobbazar juga melaksanakan menerima dan merujuk pasien gawat darurat melalui sistem rujukan. 


“Tujuan IGD adalah, agar tercapainya suatu pelayanan kesehatan yang optimal, terarah dan terpadu bagi setiap anggota masyarakat yang berada dalam keadaan gawat darurat serta mencegah kematian dan cacat pada pasien gawat darurat. IGD juga melaksanakan menerima dan merujuk pasien gawat darurat melalui sistem rujukan untuk memperoleh penanganan yang lebih baik,” tukas Djohardi. **

Bupati Lampung Selatan Resmikan Dua Titik Ruas Infrastruktur Jalan Kabupaten


LAMPUNG SELATAN - Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Radityo Egi Pratama resmikan dua titik ruas infrastruktur jalan Kabupaten yang ada di Kecamatan Penengahan, Senin (03/03/2026).

Bupati Egi dalam keterangannya, saat diwawancarai oleh awak media yang hadir mengungkapkan syukurnya karena infrastruktur jalan yang dinantikan masyarakat sudah direalisasikan di tahun 2025.

“Alhamdulillah, yang pertama kita syukuri dulu, tentunya pekerjaan jalan yang menjadi usulan di tahun 2025 sudah selesai, dan Alhamdulillah juga sudah dipergunakan, ini baru saja kita resmikan dibeberapa titik,” ucapnya.

Dan saat ditanya, terkait pengerjaan infrastruktur jalan yang masih kurang maksimal mutu dan kualitasnya, dan bahkan ada beberapa titik yang belum seumur jagung mengalami kerusakan, Bupati Egi menegaskan masih dalam masa pemeliharaan.

“Tapi kaitannya dengan ruas jalan yang memang dianggap kualitasnya kurang bagus, tentu itu masih dalam masa pemeliharaan, tentunya juga nanti akan diperbaiki. Namanya juga yang mengerjakannya manusia, gak ada yang sempurna pasti ada yang kurang sana-sini nya,” terang Egi.

Lanjutnya, “kemudian juga ada indikasi di ruas jalan tersebut, mungkin muatan kendaraan yang lewat melebihi batas kekuatan jalan yang dibangun, itu banyak faktornya disitu,” imbuhnya.

Perlu diketahui, peresmian jalan dua titik hari ini di Kecamatan Penengahan, diantaranya ruas Desa Kuripan-Klaten dan jalan Pasuruan-Gandri.

Namun ditengah jalan tersebut khususnya ruas jalan Pasuruan-Klaten masih ada sebagian yang mengalami rusak parah, Egi optimis akan mewujudkan infrastruktur jalan yang mulus di Bumi Khagom Mufakat ini.

“Masih banyak kok, titik-titik yang masih belum semuanya selesai belum sempurna terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan. Dengan kita terus bekerja dengan semaksimal mungkin, seoptimal mungkin, sekeras mungkin, secerdas mungkin untuk bisa mewujudkan infrastruktur jalan mulus.” Tandasnya. **

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Selatan Meroket 5,71 Persen, Lampaui Provinsi dan Nasional


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda* - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di sektor ekonomi. Di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, pertumbuhan ekonomi daerah ini menembus angka 5,71 persen dalam setahun terakhir.

Capaian tersebut menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai daerah dengan laju pertumbuhan tertinggi di Provinsi Lampung. Angka itu tidak hanya melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi yang berada di level 5,28 persen, tetapi juga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.


Secara tahunan, kinerja ekonomi Lampung Selatan juga menunjukkan akselerasi signifikan. Dibandingkan tahun 2024, pertumbuhan ekonomi meningkat sebesar 1,09 persen. Lonjakan ini menjadi sinyal kuat struktur ekonomi daerah berada dalam kondisi ekspansif dan solid.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Selatan, Aryan Saruhian, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor yang didukung kebijakan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.

Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Stabilitas dan produktivitas komoditas pertanian yang terjaga membuat sektor ini tetap menjadi kontributor utama dalam menjaga pertumbuhan.

Selain itu, sektor industri pengolahan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi yang berdampak pada naiknya nilai tambah komoditas lokal. Aktivitas perdagangan pun tumbuh signifikan, terlihat dari meningkatnya perputaran barang dan jasa di berbagai wilayah.


“Patut kita syukuri pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan yang tinggi merupakan indikator bahwa aktivitas produksi, konsumsi, dan investasi berjalan sangat baik. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha serta efektivitas kebijakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mendorong sektor-sektor unggulan,” ujar Aryan dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).


Sektor konstruksi juga turut memberikan kontribusi besar melalui berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang berjalan aktif. 

Pembangunan tersebut tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi sektor-sektor lain.

Dengan kombinasi sektor strategis yang terus bergerak positif, Kabupaten Lampung Selatan tidak sekadar bertahan di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan domestik. Daerah ini justru tampil sebagai motor pertumbuhan baru di tingkat provinsi.


Capaian 5,71 persen tersebut sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Lampung Selatan sebagai daerah yang adaptif, produktif, dan memiliki daya saing tinggi, baik di level provinsi maupun nasional. (Dul-Is)

Pemprov Lampung Gelar Rapat Persiapan MCSP KPK RI Tahun 2026


BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar rapat persiapan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) KPK RI Tahun 2026 di Ruang Rapat Inspektorat Provinsi Lampung, Bandarlampung, Senin (2/3/2026).

Rapat tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan didampingi Inspektur Provinsi Lampung Bayana. Kegiatan ini menjadi langkah awal Pemprov Lampung dalam memperkuat komitmen pencegahan korupsi melalui program strategis KPK.

Sekdaprov Marindo menegaskan bahwa MCSP merupakan instrumen penting dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan secara transparan dan akuntabel.

“MCSP bukan sekadar penilaian, tetapi menjadi cerminan komitmen kita dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah,” tegas Marindo.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan KPK harus terus diperkuat agar upaya pencegahan korupsi dapat berjalan optimal, khususnya pada delapan area intervensi yang menjadi fokus penilaian.

Adapun delapan area intervensi dalam MCSP meliputi perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, manajemen ASN, pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), pelayanan publik, serta optimalisasi pajak daerah.

Pada pelaksanaan MCSP 2025, Pemprov Lampung mencatat capaian membanggakan. Dalam penilaian tingkat provinsi, Lampung berhasil menempati peringkat ke-5 nasional.

Untuk area perencanaan dan penganggaran, Pemprov Lampung bahkan meraih indeks tertinggi atau peringkat pertama dari 38 provinsi di Indonesia. Sementara itu, pada area pelayanan publik dan manajemen ASN, Lampung berada di peringkat kedua secara nasional.

Marindo mengapresiasi capaian tersebut, namun mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak cepat berpuas diri.

“Capaian ini patut kita syukuri, tetapi jangan membuat kita lengah. Area yang sudah meraih predikat baik harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Sementara area yang masih perlu pembenahan harus segera kita perkuat,” ujarnya.

Ia juga meminta perangkat daerah pengampu utama untuk segera menyiapkan dokumen dan data dukung yang dibutuhkan dalam proses penilaian MCSP 2026.

Safari Ramadan di Bakauheni, Bupati Radityo Egi Pratama Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi dan Layani Masyarakat


Bakauheni – Kehadiran Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama unsur Forkopimda dan jajaran pejabat daerah dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid At-Takwa, Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Senin (2/3/2025), menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati Egi hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Camat Bakauheni, para kepala desa se-Kecamatan Bakauheni, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat untuk saling mendengar dan menguatkan.


“Saya hadir pada Safari Ramadan ini bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat, menautkan hati di antara kita, serta memastikan pemerintah bekerja dengan hati, mendengar suara masyarakat, dan melayani kebutuhan serta harapan masyarakat,” ujarnya.


Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memaparkan capaian pembangunan sepanjang tahun 2025, terutama di sektor infrastruktur dasar sebagai bagian dari komitmen pemerataan pembangunan.


Bupati Egi menyebutkan, Pemkab Lampung Selatan telah membangun jalan sepanjang kurang lebih 270,9 kilometer pada tahun 2025. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 42 kilometer, atau terjadi lonjakan sekitar 538 persen.


Selain pembangunan jalan, pemerintah daerah juga melakukan pembangunan dan rehabilitasi sekitar 35 hingga 36 gedung sekolah, termasuk perbaikan atap dan fasilitas sanitasi. Pembangunan jembatan dan gorong-gorong turut dilaksanakan guna memperkuat konektivitas antarwilayah.


Di sektor pertanian, peningkatan kapasitas produksi ditempuh melalui kenaikan indeks pertanaman dari 1,6 menjadi 2,3. Bahkan, di Desa Trimomukti, petani telah mampu melakukan panen hingga tiga kali dalam satu tahun.


“Seluruh capaian ini merupakan hasil kolaborasi perangkat daerah bersama para pemangku kepentingan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh unsur masyarakat,” jelasnya.


Menutup sambutannya, Bupati Egi mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan desa agar tercipta suasana yang nyaman sekaligus menarik bagi para pengunjung.


,”Mari kita jaga kebersihan dan keindahan desa. Jadikan desa ini sebagai desa yang indah dan nyaman, sehingga semakin banyak orang yang berkunjung,” ajaknya.


Dalam suasana Ramadan, ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperbanyak berbagi, terutama pada sepuluh hari terakhir Ramadan yang memiliki keutamaan besar.


“Selama bulan Ramadan, mari kita perbanyak berbagi. Ganjaran dari Allah sangat luar biasa, terlebih pada sepuluh hari terakhir. Semoga kita semua senantiasa diberikan kekuatan dan perlindungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” tuturnya.


Safari Ramadan tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga momentum berbagi dan memperkuat sinergi pembangunan di tingkat desa. Pada kesempatan tersebut, bantuan sembako diserahkan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah, sementara hibah untuk masjid diharapkan dapat mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. (lmhr-Kmf)

TP. PKK Provinsi Lampung Salurkan Bantuan di Sejumlah Kecamatan Kota Metro


METRO ---- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Metro dalam rangka penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat di sejumlah kecamatan, Sabtu (28/02/2026).

Berkolaborasi dengan Baznas Provinsi Lampung dan didampingi Ketua TP. PKK Kota Metro Eni Sumiyati Bambang, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza mengawali kunjungan kerja di Aula Kecamatan Metro Timur.

Di lokasi ini, Batin Wulan menyerahkan bantuan beras dan bahan kebutuhan pokok kepada 40 penerima manfaat. Selain itu, TP. PKK Provinsi Lampung juga menyalurkan bantuan susu dan telur untuk anak-anak guna membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga beresiko stunting serta meninjau langsung kondisi orang tua lansia serta menyerahkan bantuan beras, sembako dan tali asih.

Batin Wulan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat agar dapat merasakan manfaat dan dukungan, khususnya menjelang bulan Ramadan.

"Batin berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat bagi keluarga penerima," sambungnya.

Selanjutnya, kunjungan kerja dilanjutkan ke Aula Kelurahan Hadimulyo Barat yang diikuti peserta gabungan dari Kecamatan Metro Pusat dan Kecamatan Metro Utara. Ketua TP. PKK Provinsi Lampung kembali menyerahkan bantuan sosial berupa beras dan bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat kurang mampu, serta meninjau langsung kondisi seorang anak yang beresiko stunting.

Dalam kesempatan itu, Batin Wulan menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak perlu menjadi perhatian bersama agar pertumbuhan anak berjalan optimal dan berat badan sesuai dengan usianya.

Ia mengimbau masyarakat untuk memberikan makanan bergizi kepada anak-anak seperti telur dan susu serta mengurangi pemberian makanan manis atau jajanan yang kurang sehat.

"apabila anak tidak menyukai susu, kebutuhan protein tetap dapat dipenuhi melalui sumber makanan lain seperti telur," jelas Batin Wulan.

Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan ke Aula Kelurahan Mulyojati yang diikuti peserta gabungan dari Kecamatan Metro Selatan dan Kecamatan Metro Barat.

Pada kesempatan tersebut, bantuan berupa beras dan bahan kebutuhan pokok diserahkan secara langsung oleh Batin Wulan bersama Ny. Eni Sumiyati kepada masyarakat penerima manfaat. Ketua TP. PKK Provinsi Lampung juga meninjau seorang anak yang beresiko stunting sekaligus berdialog dengan keluarga penerima manfaat.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya TP. PKK Provinsi Lampung dalam memperkuat kepedulian sosial serta mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan percepatan penurunan stunting di daerah. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Hujan, Berbagi Takjil TP. PKK dan DWP Provinsi Lampung Tetap Disambut Antusias Warga


Bandar Lampung – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Provinsi Lampung, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung bersama  Biro Hukum, Dinas Ketahan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung dan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di halaman Mahan Agung, Sabtu (28/2/2026).

Memasuki hari ke-5 kegiatan berbagi takjil, pelaksanaan kegiatan sempat diguyur hujan. Namun demikian, kondisi cuaca tersebut tidak menyurutkan semangat Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung dan dinas terkait untuk tetap melaksanakan kegiatan berbagi kepada masyarakat.

Pembagian 300 paket takjil yang terdiri dari makanan berat, makanan ringan, dan aneka snack tetap berjalan lancar, masyarakat yang menerima pun tetap tertib, kondusif, serta menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan meskipun dalam suasana hujan.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus sebagai media mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemprov Lampung Segera Perbaiki Jalan Pesawaran


 Pesawaran --- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal meninjau perbaikan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pesawaran, Sabtu (28/2/2026) sore. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur dalam kondisi baik jelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

Beberapa titik yang ditinjau antara lain ruas Jalan Branti Raya yang menghubungkan Kecamatan Natar, Negeri Katon, hingga Gedong Tataan. Gubernur juga mengecek kondisi Jalan Raya Kedondong yang sebelumnya banyak dilaporkan masyarakat karena mengalami kerusakan.

Di ruas Jalan Kedondong, rombongan gubernur yang didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) disambut oleh Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian. Keduanya berdiskusi mengenai langkah percepatan penanganan kerusakan jalan yang menjadi akses utama warga.

Gubernur Mirza mengatakan, perbaikan yang saat ini dilakukan masih bersifat sementara. Penanganan difokuskan pada penebalan badan jalan dan penutupan lubang untuk mengurangi risiko kecelakaan selama periode mudik.

"Ini sementara kita tutup lubang-lubang supaya Lebaran bisa nyaman jalannya. Perbaikan permanen akan kita mulai setelah Lebaran," ujar gubernur.

Ia menjelaskan, perbaikan permanen direncanakan dimulai pada Maret 2026 setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Langkah tersebut diambil agar proses pekerjaan tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan saat puncak mudik.

Selain kondisi badan jalan, gubernur juga menyoroti persoalan drainase yang kerap meluap hingga menggenangi jalan. Menurut gubernur genangan air menjadi salah satu faktor utama percepatan kerusakan aspal.

Karena itu, pembenahan drainase di sepanjang ruas jalan akan menjadi bagian dari perbaikan menyeluruh. Pemerintah Provinsi Lampung menilai sistem drainase yang baik penting untuk menjaga umur konstruksi jalan agar lebih tahan lama.

Selama peninjauan, gubernur beberapa kali berhenti untuk menyapa dan berbincang dengan warga setempat. Ia mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur di wilayahnya.

Salah satu warga Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Yanti (53), mengaku tidak menyangka dapat bertemu langsung dengan gubernur di depan rumahnya. Ia menyampaikan harapannya agar perbaikan permanen benar-benar terealisasi sesuai jadwal.

"Tadi, insya Allah kata Pak Gubernur bulan Maret akan diperbaiki. Terima kasih ya Allah, saya senang sekali, terimakasih pak Gubernur," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap penanganan sementara ini dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan selama Lebaran. Sementara perbaikan permanen yang direncanakan setelah Idul Fitri diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Pesawaran. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).