Showing posts with label Lampung Selatan. Show all posts
Showing posts with label Lampung Selatan. Show all posts

Hadirkan Senyum Anak Yatim, UKP Zita Anjani Ajak Tujuh Bocah Panti Belanja Baju Lebaran di Pasar Inpres Kalianda


LAMSEL, Kalianda - Suasana berbeda terlihat di lorong-lorong Pasar Inpres Kalianda pada Selasa siang (10/3/2026). Di tengah keramaian pasar tradisional itu, tawa anak-anak terdengar riang saat mereka memilih baju, sepatu, dan tas baru untuk menyambut Hari Raya Idulfitri.

Di antara mereka, Utusan Khusus Presiden (UKP) sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, tampak berjalan santai mendampingi tujuh anak yatim piatu dari Panti Asuhan Balita Kalianda. Tanpa canggung, ia menyusuri satu per satu kios pakaian, membiarkan anak-anak tersebut memilih sendiri kebutuhan lebaran yang mereka inginkan.

Momen sederhana itu menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi anak-anak panti.
Dengan wajah ceria, mereka mencoba sepatu baru, menenteng tas pilihan, hingga memilih baju yang akan dikenakan saat Idulfitri nanti.

Kegiatan berbagi kebahagiaan tersebut turut didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Reni Apriyani, Ketua DWP Lampung Selatan, Ratna Yanuana Supriyanto, serta Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani.

Menurut Zita Anjani, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim piatu sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan menjelang hari raya.

“Anak-anak ini adalah anak-anak kesayangan kita semua, juga anak-anak kesayangan Bapak Bupati. Hari ini kita ingin mengajak mereka bergembira, memilih sendiri baju baru, sepatu baru, dan tas baru agar mereka bisa merasakan kebahagiaan dalam menyambut Idulfitri,” ujar Zita.

Ia mengatakan, kebahagiaan sederhana seperti berbelanja bersama diharapkan dapat menjadi kenangan indah bagi anak-anak panti tersebut.

“Kami ingin mereka merasakan kasih sayang dan perhatian dari pemerintah daerah. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa memberikan kebahagiaan dan semangat bagi mereka,” tambahnya.

Kehadiran Zita Anjani di Pasar Inpres Kalianda juga menarik perhatian para pengunjung. Sejumlah warga yang tengah berbelanja tampak antusias menyapa dan mengabadikan momen dengan berfoto bersama.

Tak hanya mendampingi anak-anak panti, Zita juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para pedagang dan masyarakat. Bahkan, ia turut membelikan kue lebaran bagi beberapa warga yang sedang berbelanja di pasar tersebut.

Bagi anak-anak dari Panti Asuhan Balita Kalianda, kegiatan itu menjadi pengalaman yang sangat membahagiakan. Salah satu anak mengungkapkan rasa syukurnya setelah mendapatkan baju dan sepatu baru untuk Lebaran.

“Terima kasih Bunda Zita sudah mengajak kami membeli baju dan sepatu baru. Kami sangat senang,” ujar salah satu anak panti dengan wajah penuh kegembiraan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Di balik hiruk pikuk pasar tradisional, siang itu menjadi saksi bahwa kebahagiaan kadang hadir dari hal-hal sederhana, sepasang sepatu baru, baju lebaran pilihan sendiri, dan kehangatan perhatian dari orang-orang yang peduli. (Is-Kmf)

Jalan Marga Catur dan Way Gelam Akhirnya Mulus, Warga: Penantian Kami Terjawab


LAMSEL, Kalianda - Penantian panjang warga akhirnya terjawab. Setelah bertahun-tahun harus berhadapan dengan kondisi rusak, masyarakat di Desa Marga Catur, Kecamatan Kalianda, serta di Desa Way Gelam, Kecamatan Candipuro hingga Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, kini dapat menikmati akses yang lebih mulus.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan dua ruas jalan tersebut pada Jumat (6/3/2026). Kehadiran orang nomor satu di Lampung Selatan itu disambut antusias warga yang selama ini menanti perbaikan infrastruktur penghubung di wilayah mereka.

Bagi masyarakat setempat, jalan yang kini mulus bukan sekadar proyek pembangunan. Infrastruktur tersebut menjadi harapan baru untuk mempermudah aktivitas sehari-hari sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih baik.

Di Desa Marga Catur, Bupati Egi meresmikan ruas Jalan Kalirejo-Marga Catur dengan panjang sekitar 950 meter dan lebar kurang lebih 4 meter. Jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diperbaiki sehingga memudahkan akses masyarakat menuju pusat aktivitas ekonomi dan permukiman.

“Semoga jalan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat. Saya titip agar jalan ini dijaga supaya awet dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, ruas Jalan Kalirejo-Marga Catur saya resmikan,” ujar Egi.


Peresmian tersebut turut menghadirkan momen haru bagi warga yang selama ini merasakan langsung dampak kerusakan jalan. Salah satunya Suparmi, warga Desa Marga Catur, yang mengaku bersyukur karena jalan yang lama rusak akhirnya diperbaiki.


“Dulu jalan ini rusak sudah lama sekali. Terima kasih Pak Bupati sudah membangun jalan di Marga Catur, bahkan sudah diresmikan juga. Terima kasih banyak Pak,” kata Suparmi.


Selain di Kalianda, Bupati Egi juga meresmikan ruas Jalan Way Gelam Kecamatan Candipuro-Balinuraga (R103) di Kecamatan Way Panji. Jalan dengan panjang sekitar 1,7 kilometer dan lebar rata-rata 4 meter tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas.


Menurut Egi, pembangunan jalan ini diharapkan menjadi penopang mobilitas warga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.


“Alhamdulillah hari ini di Way Gelam harapan masyarakat mulai terlihat. Mereka melihat secercah cahaya untuk hidup lebih baik lagi. Jalan ini diharapkan bisa menopang seluruh aktivitas masyarakat di sini,” kata Egi.


Bagi warga Way Gelam, perbaikan jalan ini terasa sangat berarti karena sudah lama dinantikan. Cristina Suparmi, warga setempat, mengatakan jalan tersebut terakhir kali diperbaiki sekitar tahun 2014.

“Kami mewakili warga Desa Way Gelam mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati yang telah memperhatikan kami dan memperbaiki jalan menjadi lebih bagus,” tutur Cristina Suparmi.

Hal senada disampaikan Solihin, warga lainnya. Ia menuturkan, kondisi jalan rusak sebelumnya kerap menghambat aktivitas warga.

“Waktu jalannya rusak tidak lancar. Sekarang jalannya sudah bagus jadi senang, enak dan lancar. Terima kasih Pak Egi, jalan kami sudah bagus. Mudah-mudahan bapak panjang umur dan diberi keberkahan oleh Allah SWT,” kata Solihin.

Dengan diresmikannya dua ruas jalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap mobilitas masyarakat semakin lancar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah setempat. (Is-Kmf)

Safari Ramadan di Desa Pisang, Gubernur Lampung dan Bupati Egi Tebar Bantuan untuk Masjid dan Anak Yatim


LAMSEL, Penengahan - Suasana sore di Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, terasa berbeda pada Kamis (5/3/2026).

Masjid Al-Falah dipenuhi warga yang antusias menyambut kedatangan rombongan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Kehadiran Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran pemerintah provinsi disambut hangat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dan masyarakat setempat.

Kunjungan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi itu dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta sejumlah pejabat utama Pemprov Lampung.

Rombongan gubernur disambut Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Turut hadir pula Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PAN H.M. Hazizi, Tokoh Adat Sai Batin Lima Marga, pimpinan organisasi keagamaan, FKUB, FKPP, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Pemprov Lampung menyerahkan dana hibah masjid sebesar Rp30 juta, santunan kepada 50 anak yatim, serta bantuan Al-Qur’an dari Kanwil Kementerian Agama.

Sementara itu, Pemkab Lampung Selatan turut memberikan dana hibah bagi takmir masjid, bantuan rumah ibadah sebesar Rp15 juta, serta paket sembako bagi lansia dan anak yatim.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa bangga karena Desa Pisang terpilih sebagai lokasi Safari Ramadan tingkat provinsi. Menurutnya, kehadiran gubernur membawa suasana kebersamaan yang hangat bagi masyarakat.

“Suasana sore di Desa Pisang ini terasa jauh lebih sejuk dan bermakna karena kehadiran Pak Gubernur beserta rombongan. Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami ucapkan selamat datang. Semoga di bulan penuh maghfirah ini, setiap langkah kita bernilai pahala,” ujar Bupati Egi.

Pada kesempatan itu, Bupati Egi juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Lampung Selatan dalam satu tahun terakhir kepemimpinannya.
Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah telah merealisasikan penanganan jalan sepanjang 272 kilometer dengan nilai Rp220,8 miliar, serta pembangunan jembatan dan drainase sepanjang 27.240 meter dengan nilai Rp37,1 miliar.

Di sektor ekonomi dan pariwisata, Kabupaten Lampung Selatan mencatat kunjungan wisatawan mencapai 1,6 juta orang, yang turut mendorong kebangkitan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2025 mencapai 5,71 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami juga sedang menggalakkan program Kampung Helau. Ini bukan sekadar lomba kebersihan, tetapi gerakan hati untuk menciptakan lingkungan yang kreatif dan berdaya saing. Kalau lingkungannya helau atau indah, ibadah pun semakin khusyuk,” tambah Egi.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Kecamatan Penengahan. Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat iman sekaligus mempererat kepedulian sosial.

“Ramadan mengingatkan kita bahwa hidup ini tidak lama. Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat iman dan kepedulian sosial. Saya mengajak kita semua menjaga kerukunan, jangan sampai perbedaan memecah belah kita. Lampung harus jadi lebih baik,” tegas Gubernur Mirza.

Safari Ramadan tersebut pun berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, mempertemukan pemerintah dan masyarakat dalam semangat silaturahmi, kepedulian sosial, serta harapan untuk kemajuan Lampung ke depan. (Is-Kmf)

Azhar Marzuki dan Para Saibatin Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Usulan Bupati Bangun Tugu Pengantin Saibatin


Kesugihan, 4 Maret 2026 – Semangat pelestarian adat dan budaya kembali menguat di Kabupaten Lampung Selatan.

Tokoh adat Lampung Selatan, Azhar Marzuki bergelar Pangikhan Tihang Makhga Saibatin Makhga Legun, mengungkapkan kepada awak media bahwa dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kalianda beberapa waktu lalu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan wacana pembangunan tugu yang akan menjadi ikon daerah.


Wacana tersebut disambut positif para tokoh adat. Azhar menilai rencana itu sebagai langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya lokal. Ia pun menyampaikan bahwa sejak lama dirinya telah menggagas pembangunan Tugu Pengantin Saibatin, sebagai simbol penghormatan terhadap masyarakat adat Saibatin.

Menurut Azhar, secara historis masyarakat adat Kabupaten Lampung Selatan mayoritas berasal dari Jurai Saibatin, khususnya di wilayah ulayat eks Kewedanan Kalianda yang kini menjadi pusat pemerintahan. Karena itu, sudah selayaknya identitas budaya tersebut ditampilkan secara representatif.


“Di Bumi Khagom Mufakat ini perlu dibangun Tugu Pasangan Pengantin Saibatin sebagai ikon daerah,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya edukasi budaya bagi generasi muda, mengingat masih banyak yang belum memahami perbedaan adat Saibatin dan Pepadun.


Kehadiran tugu di pusat Kota Kalianda atau kawasan jalan protokol Pemda diharapkan menjadi penguat jati diri sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga warisan leluhur.

Azhar bersama para Saibatin pun mengajak seluruh tokoh adat, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat Lampung Selatan untuk bersatu mendukung dan mengawal realisasi pembangunan tersebut.

“Pelestarian adat dan budaya adalah tanggung jawab bersama. Jika kita bersatu, insyaAllah tugu ini akan menjadi kebanggaan Lampung Selatan,” tegasnya.

Dengan semangat Khagom Mufakat, harapan itu kini bertumpu pada kebersamaan masyarakat demi terwujudnya ikon budaya yang membanggakan generasi mendatang. (Red)

Sudah Terima Sertifikasi, Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS: Simak Penjelasannya


LAMPUNG SELATAN- Sejumlah guru honorer di Kabupaten Lampung Selatan yang telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi kini tidak lagi diperbolehkan menerima gaji dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kebijakan ini ditegaskan melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan Nomor: 700/585/IV.02/2026 tertanggal 9 Februari 2026.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil pemeriksaan atau audit ketaatan pada satuan pendidikan se-Kabupaten Lampung Selatan untuk periode Januari-Agustus 2025.

Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8 Tahun 2025 Pasal 39 ayat 2 huruf (d).

Pada aturan tersebut ditegaskan bahwa guru yang dapat diberikan honor dari Dana BOS harus memenuhi syarat belum mendapatkan tunjangan profesi guru.

Dinas Pendidikan menegaskan, kebijakan ini bertujuan untuk menghindari praktik pendanaan ganda (double funding) atau double dipping. Guru honorer yang telah memiliki sertifikat pendidik dan menerima dana sertifikasi dari APBN sebesar Rp2 juta per bulan, tidak lagi diperkenankan menerima honor tambahan yang bersumber dari Dana BOS.

Dengan demikian, Dana BOS dapat dialokasikan untuk kebutuhan operasional sekolah lainnya agar lebih optimal dan tepat sasaran.

Jadi Temuan Pemeriksaan

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan, Marko Firzada, mengungkapkan, dalam hasil audit yang dilakukan periode Januari-Agustus 2025, pembayaran honor dari Dana BOS kepada guru yang sudah bersertifikasi dinyatakan sebagai temuan pemeriksaan.

Ia menegaskan, atas temuan tersebut, guru honorer bersertifikasi yang terlanjur menerima gaji dari Dana BOS pada periode tersebut diwajibkan mengembalikan dana tersebut ke Rekening Kas Umum Daerah Lampung Selatan yang untuk kemudian diteruskan Ke Rekening Kas Umum Negara. Mekanisme pengembalian dapat dilakukan secara bertahap.

"Berdasarkan keterangan dari Dinas Pendidikan, kebijakan ini bukan keputusan mendadak. Sebelumnya, para guru telah menandatangani surat perjanjian dengan kepala sekolah yang menyatakan kesediaan mengembalikan honor dari Dana BOS apabila di kemudian hari menjadi temuan pemeriksaan,” kata Marko.

Siapa yang Wajib Mengembalikan?

Guru yang menjadi sasaran pengembalian adalah Guru Honorer BOS Tahun 2025 yang menerima dua sumber penghasilan sekaligus, yakni honor dari Dana BOS dan tunjangan sertifikasi dari pemerintah pusat.

Sementara itu, guru honorer BOS Tahun 2025 yang belum memiliki sertifikasi tidak dikenakan kewajiban pengembalian karena hanya menerima satu sumber penghasilan, yakni dari Dana BOSP.

Kriteria Penerima Honor BOS

Berdasarkan petunjuk teknis BOSP, guru honorer yang dapat dibayarkan honornya melalui Dana BOS harus memenuhi kriteria:
- Berstatus Non-ASN
- Terdaftar di Dapodik
- Memiliki NUPTK
- Belum menerima tunjangan sertifikasi

Dinas Pendidikan menyebutkan bahwa kasus serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain, karena kebijakan ini merupakan perintah dari regulasi pemerintah pusat.

Bagi guru yang ingin mengajukan keringanan pengembalian secara mencicil, dipersilakan berkonsultasi dengan Inspektorat Lampung Selatan.

Kebijakan ini ditegaskan sebagai bagian dari komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan agar tidak terjadi tumpang tindih pembiayaan. (Kmf-Is)

Membangun Masa Depan Lewat Kolaborasi, Heksahelix Jadi Napas Baru Lampung Selatan


KALIANDA* - Pemandangan berbeda terlihat di Pendopo Agung, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan pada Selasa (3/3/2026) petang.

Aura formal birokrasi mencair menjadi ruang diskusi yang hidup saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut hangat kedatangan para aktivis mahasiswa dari Aliansi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Lampung Selatan.

Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Ini adalah kelanjutan konkret dari aspirasi yang sempat disuarakan mahasiswa di jalanan beberapa pada 23 Februari 2026 lalu. Kini, teriakan di podium beralih menjadi adu gagasan di meja dialog dalam bingkai kolaborasi Heksahelix.

*LamSel ConNextion: Wadah Aspirasi Tanpa Sekat*

Dalam suasana yang partisipatif, Bupati Radityo Egi menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan ide-ide segar anak muda menguap begitu saja.

Ia meresmikan dukungan penuh terhadap “LamSel ConNextion” sebuah platform strategis yang akan menjadi laboratorium ide, wadah diskusi, dan kompas bagi gerakan pemuda-mahasiswa di Lampung Selatan.

"Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan dengan 'single fighter'. Kita butuh energi pemuda. Mahasiswa bukan lagi sekadar pengawas dari luar, tapi mitra strategis yang duduk bersama kami merumuskan solusi," tegas Bupati Egi.

*Perspektif Akademisi: Lompatan Progresif Tata Kelola Daerah*

Diskusi yang berlangsung hangat ini dipandu oleh Naufal A. Caya, akademisi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Tulang Bawang (UTB).

Sebagai sosok yang juga menjabat Direktur Eksekutif SIGER Institute, Naufal menilai langkah Bupati Egi adalah sebuah terobosan komunikasi politik yang inklusif.

"Menempatkan mahasiswa sebagai subjek pembangunan, bukan lagi objek adalah langkah yang sangat tepat. Model Heksahelix ini memberikan ruang setara bagi pemerintah dan pemuda untuk berkolaborasi secara produktif," ujar Naufal yang juga mantan aktivis mahasiswa ini.

Menurutnya, dialog ini merupakan momentum emas untuk menginstitusikan partisipasi anak muda dalam kebijakan publik. Ia menekankan bahwa ke depan, setiap kebijakan harus lahir dari proses yang didukung oleh:
- Riset dan Data yang akurat.
- Kepekaan Sosial terhadap kebutuhan masyarakat.
- Komunikasi Inklusif lintas sektor.

*Membangun Fondasi Berkelanjutan*

Pertemuan petang itu menjadi sinyal kuat bahwa Lampung Selatan sedang bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern.

Dengan semangat Heksahelix, kolaborasi ini diharapkan mampu memicu inovasi di sektor ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas layanan publik.

"Ketika pemerintah membuka pintu dan pemuda menjawabnya dengan gagasan nyata, di situlah fondasi masa depan Lampung Selatan yang berkelanjutan sedang kita bangun," tutup Naufal optimis.

Kini, bola panas ada di tangan para pemuda dan pemerintah. Akankah sinergi ini melahirkan inovasi baru bagi Bumi Khagom Mufakat? Publik menanti aksi nyata dari LamSel ConNextion. (*)

Duduk Lesehan Bahas 7 Tuntutan Mahasiswa: Egi: Kritik Boleh, Demokrasi Harus Dewasa


LAMSEL, Kalianda - Radityo Egi Pratama memilih duduk lesehan bersama mahasiswa saat menerima Aliansi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Lampung Selatan di Pendopo Agung, Rumah Dinas Bupati L, Selasa (3/3/2026).

Dalam suasana dialog yang hangat namun kritis itu, Bupati Egi menegaskan komitmennya membuka ruang seluas-luasnya terhadap kritik dan aspirasi publik.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi penyampaian aspirasi mahasiswa yang digelar pada 23 Februari 2026 lalu. Sarasehan ini menjadi forum untuk membedah tujuh poin tuntutan evaluasi yang sebelumnya disampaikan.

Dalam dialog terbuka itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lampung Selatan, Sandi Afrizal, menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya mengawal arah pembangunan daerah.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk tindak lanjut dari aksi Cipayung Plus dan BEM hari Senin kemarin. Kami ingin membedah tujuh tuntutan evaluasi kami agar proyeksi pembangunan Lampung Selatan dalam empat tahun ke depan bisa jauh lebih baik,” ujar Sandi di hadapan Bupati dan jajaran pejabat.

Dalam forum tersebut, Bupati Egi didampingi Sekretaris Daerah Supriyanto, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Kesbangpol, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan, serta Ketua Forum CSR Lampung Selatan. Kehadiran lengkap jajaran ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam merespons aspirasi mahasiswa.

Menanggapi paparan mahasiswa, Egi menyampaikan apresiasi atas keberanian dan kepedulian mereka terhadap pembangunan daerah. Namun ia juga memberi catatan terkait dinamika komunikasi dalam audiensi tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan. Tentu saya mengapresiasi segala saran dan kritik. Namun jujur, dari paparan tadi, saya belum mendengar kalimat terima kasih, yang disampaikan melulu tuntutan. Padahal, program-program yang kami jalankan saat ini dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat. Tapi it’s okay, di sinilah kita diajarkan apa yang namanya dewasa dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menandai suasana diskusi yang terbuka dan lugas, namun tetap dalam koridor dialog konstruktif. Bupati Egi menegaskan dirinya bukan tipe pemimpin yang anti kritik, termasuk di ruang digital.

“Saya bukan tipe orang yang anti-kritik. Di media sosial saja, jika ada 1.000 atau 2.000 orang mengkritik, saya terima dengan baik. Kalaupun saya anti-kritik, saya pasti sudah menutup kolom komentar sejak lama,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjalankan tata kelola yang inklusif dan transparan, serta membuka akses informasi publik seluas-luasnya bagi media maupun masyarakat.

Sarasehan tersebut diharapkan menjadi titik temu antara mahasiswa sebagai kontrol sosial dan pemerintah sebagai eksekutif, sehingga kritik yang disampaikan tidak berhenti pada tuntutan, melainkan bermuara pada kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan. (Gil-Kmf)

Safari Ramadan Saksi Rotasi Kominfo, Anasrullah Bergeser, Hendry Kurniawan Jadi Plt


LAMSEL, Rajabasa - Di tengah suasana khidmat Safari Ramadan, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, resmi melantik tiga pejabat eselon II dan menunjuk satu pejabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt), Selasa (3/3/2026).

Prosesi yang berlangsung di Masjid Manarul Islam, Desa Canggung, Kecamatan Rajabasa, itu menjadi momen penyegaran struktur organisasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan di bulan suci Ramadan.

Pelantikan yang digelar di tempat ibadah dan disaksikan langsung masyarakat tersebut menghadirkan nuansa berbeda dibanding prosesi seremonial pada umumnya. Selain sebagai agenda struktural, momen ini sekaligus mengandung pesan moral tentang tanggung jawab dan integritas pejabat publik.

Dalam mutasi tersebut, Drs. Edy Firnandi, M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sekaligus Plt Asisten Bidang Administrasi Umum, kini resmi dilantik sebagai Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah secara definitif.

Posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang ditinggalkan Edy Firnandi diisi oleh Anton Carmana, S.E., yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Sementara itu, jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik kini dipercayakan kepada Anasrullah, S.Sos., M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Untuk mengisi kekosongan di Dinas Kominfo, Bupati Egi menunjuk Hendry Kurniawan, S.H., M.M. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo hingga ditetapkannya pejabat definitif.

Dalam arahannya, Bupati Egi menegaskan bahwa pelantikan di masjid pada bulan Ramadan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saudara dilantik di tempat yang suci, di bulan yang suci, dan disaksikan langsung oleh masyarakat. Ini adalah amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Bekerjalah secara profesional dan pastikan kehadiran pemerintah dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegasnya.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera bergerak cepat menjalankan program kerja, terutama dalam mempercepat pelayanan administrasi dan mendukung pembangunan daerah.

Menurut Bupati Egi, rotasi dan pengisian jabatan ini merupakan bagian dari penataan organisasi agar lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Penyegaran ini adalah hal biasa dalam organisasi untuk memperkuat kinerja tim. Saya berharap pejabat yang baru dilantik dapat membawa inovasi di instansinya masing-masing,” ujarnya.

Langkah ini menandai kembali bergeraknya “gerbong” mutasi di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, sebagai upaya konsolidasi internal dan penguatan pelayanan publik.

Pelantikan tersebut turut disaksikan unsur Forkopimda Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Supriyanto, para kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kecamatan Rajabasa yang hadir dalam rangkaian Safari Ramadan.

Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Safari Ramadan dan penyerahan bantuan sosial kepada anak yatim serta hibah pembangunan masjid. Agenda itu menjadi simbol komitmen Pemkab Lampung Selatan untuk tetap menghadirkan pelayanan dan kepedulian sosial di tengah momentum spiritual bulan Ramadan. (Gil-Kmf)

Direktur RSUD Bob Bazar Paparkan Pelayanan IGD


LAMPUNG SELATAN - Direktur RSUD Bob Bazar, Kalianda, Lampung Selatan, dr Djohardi mengungkapkan, tata kelola pelayanan kesehatan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) berbasis Triase pelayanan. Yakni proses seleksi pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan untuk prioritas penanganan, sebagai mana diatur pada Bab II Pasal 3 Permenkes RI Nomor 47 Tahun 2018 Tentang Pelayanan Kegawatdaruratan.

Kepada awak media dr Djohardi menjelaskan terdapat kriteria.

“Beberapa kriterianya adalah, mengancam nyawa baik diri sendiri maupun orang lain hingga lingkungan. Kemudian adanya gangguan pada jalan nafas, pernafasan dan sirkulasi. Selanjutnya adanya penurunan kesadaran dan gangguan pada hemodinamik,” tutur Djohardi kepada wartawan, Selasa 3 Maret 2026.


Djohardi menjelaskan, IGD adalah unit pelayan di rumah sakit yang memberikan pelayanan pertama pada pasien dengan ancaman kematian dan kecacatan secara terpadu dengan melibatkan berbagai multidisiplin. Sedangkan tujuan utama IGD adalah memberikan pelayanan komunikatif, cepat dan tepat selama 24 jam terus menerus.


Dirut juga menambahkan bahwa IGD RSUD Bobbazar juga melaksanakan menerima dan merujuk pasien gawat darurat melalui sistem rujukan. 


“Tujuan IGD adalah, agar tercapainya suatu pelayanan kesehatan yang optimal, terarah dan terpadu bagi setiap anggota masyarakat yang berada dalam keadaan gawat darurat serta mencegah kematian dan cacat pada pasien gawat darurat. IGD juga melaksanakan menerima dan merujuk pasien gawat darurat melalui sistem rujukan untuk memperoleh penanganan yang lebih baik,” tukas Djohardi. **

Bupati Lampung Selatan Resmikan Dua Titik Ruas Infrastruktur Jalan Kabupaten


LAMPUNG SELATAN - Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Radityo Egi Pratama resmikan dua titik ruas infrastruktur jalan Kabupaten yang ada di Kecamatan Penengahan, Senin (03/03/2026).

Bupati Egi dalam keterangannya, saat diwawancarai oleh awak media yang hadir mengungkapkan syukurnya karena infrastruktur jalan yang dinantikan masyarakat sudah direalisasikan di tahun 2025.

“Alhamdulillah, yang pertama kita syukuri dulu, tentunya pekerjaan jalan yang menjadi usulan di tahun 2025 sudah selesai, dan Alhamdulillah juga sudah dipergunakan, ini baru saja kita resmikan dibeberapa titik,” ucapnya.

Dan saat ditanya, terkait pengerjaan infrastruktur jalan yang masih kurang maksimal mutu dan kualitasnya, dan bahkan ada beberapa titik yang belum seumur jagung mengalami kerusakan, Bupati Egi menegaskan masih dalam masa pemeliharaan.

“Tapi kaitannya dengan ruas jalan yang memang dianggap kualitasnya kurang bagus, tentu itu masih dalam masa pemeliharaan, tentunya juga nanti akan diperbaiki. Namanya juga yang mengerjakannya manusia, gak ada yang sempurna pasti ada yang kurang sana-sini nya,” terang Egi.

Lanjutnya, “kemudian juga ada indikasi di ruas jalan tersebut, mungkin muatan kendaraan yang lewat melebihi batas kekuatan jalan yang dibangun, itu banyak faktornya disitu,” imbuhnya.

Perlu diketahui, peresmian jalan dua titik hari ini di Kecamatan Penengahan, diantaranya ruas Desa Kuripan-Klaten dan jalan Pasuruan-Gandri.

Namun ditengah jalan tersebut khususnya ruas jalan Pasuruan-Klaten masih ada sebagian yang mengalami rusak parah, Egi optimis akan mewujudkan infrastruktur jalan yang mulus di Bumi Khagom Mufakat ini.

“Masih banyak kok, titik-titik yang masih belum semuanya selesai belum sempurna terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan. Dengan kita terus bekerja dengan semaksimal mungkin, seoptimal mungkin, sekeras mungkin, secerdas mungkin untuk bisa mewujudkan infrastruktur jalan mulus.” Tandasnya. **

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Selatan Meroket 5,71 Persen, Lampaui Provinsi dan Nasional


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda* - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di sektor ekonomi. Di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, pertumbuhan ekonomi daerah ini menembus angka 5,71 persen dalam setahun terakhir.

Capaian tersebut menjadikan Kabupaten Lampung Selatan sebagai daerah dengan laju pertumbuhan tertinggi di Provinsi Lampung. Angka itu tidak hanya melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi yang berada di level 5,28 persen, tetapi juga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.


Secara tahunan, kinerja ekonomi Lampung Selatan juga menunjukkan akselerasi signifikan. Dibandingkan tahun 2024, pertumbuhan ekonomi meningkat sebesar 1,09 persen. Lonjakan ini menjadi sinyal kuat struktur ekonomi daerah berada dalam kondisi ekspansif dan solid.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Selatan, Aryan Saruhian, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor yang didukung kebijakan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.

Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Stabilitas dan produktivitas komoditas pertanian yang terjaga membuat sektor ini tetap menjadi kontributor utama dalam menjaga pertumbuhan.

Selain itu, sektor industri pengolahan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi yang berdampak pada naiknya nilai tambah komoditas lokal. Aktivitas perdagangan pun tumbuh signifikan, terlihat dari meningkatnya perputaran barang dan jasa di berbagai wilayah.


“Patut kita syukuri pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan yang tinggi merupakan indikator bahwa aktivitas produksi, konsumsi, dan investasi berjalan sangat baik. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha serta efektivitas kebijakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mendorong sektor-sektor unggulan,” ujar Aryan dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).


Sektor konstruksi juga turut memberikan kontribusi besar melalui berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang berjalan aktif. 

Pembangunan tersebut tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi sektor-sektor lain.

Dengan kombinasi sektor strategis yang terus bergerak positif, Kabupaten Lampung Selatan tidak sekadar bertahan di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan domestik. Daerah ini justru tampil sebagai motor pertumbuhan baru di tingkat provinsi.


Capaian 5,71 persen tersebut sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Lampung Selatan sebagai daerah yang adaptif, produktif, dan memiliki daya saing tinggi, baik di level provinsi maupun nasional. (Dul-Is)

Safari Ramadan di Bakauheni, Bupati Radityo Egi Pratama Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi dan Layani Masyarakat


Bakauheni – Kehadiran Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama unsur Forkopimda dan jajaran pejabat daerah dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid At-Takwa, Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Senin (2/3/2025), menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati Egi hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Camat Bakauheni, para kepala desa se-Kecamatan Bakauheni, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat untuk saling mendengar dan menguatkan.


“Saya hadir pada Safari Ramadan ini bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat, menautkan hati di antara kita, serta memastikan pemerintah bekerja dengan hati, mendengar suara masyarakat, dan melayani kebutuhan serta harapan masyarakat,” ujarnya.


Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memaparkan capaian pembangunan sepanjang tahun 2025, terutama di sektor infrastruktur dasar sebagai bagian dari komitmen pemerataan pembangunan.


Bupati Egi menyebutkan, Pemkab Lampung Selatan telah membangun jalan sepanjang kurang lebih 270,9 kilometer pada tahun 2025. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 42 kilometer, atau terjadi lonjakan sekitar 538 persen.


Selain pembangunan jalan, pemerintah daerah juga melakukan pembangunan dan rehabilitasi sekitar 35 hingga 36 gedung sekolah, termasuk perbaikan atap dan fasilitas sanitasi. Pembangunan jembatan dan gorong-gorong turut dilaksanakan guna memperkuat konektivitas antarwilayah.


Di sektor pertanian, peningkatan kapasitas produksi ditempuh melalui kenaikan indeks pertanaman dari 1,6 menjadi 2,3. Bahkan, di Desa Trimomukti, petani telah mampu melakukan panen hingga tiga kali dalam satu tahun.


“Seluruh capaian ini merupakan hasil kolaborasi perangkat daerah bersama para pemangku kepentingan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh unsur masyarakat,” jelasnya.


Menutup sambutannya, Bupati Egi mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan desa agar tercipta suasana yang nyaman sekaligus menarik bagi para pengunjung.


,”Mari kita jaga kebersihan dan keindahan desa. Jadikan desa ini sebagai desa yang indah dan nyaman, sehingga semakin banyak orang yang berkunjung,” ajaknya.


Dalam suasana Ramadan, ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperbanyak berbagi, terutama pada sepuluh hari terakhir Ramadan yang memiliki keutamaan besar.


“Selama bulan Ramadan, mari kita perbanyak berbagi. Ganjaran dari Allah sangat luar biasa, terlebih pada sepuluh hari terakhir. Semoga kita semua senantiasa diberikan kekuatan dan perlindungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” tuturnya.


Safari Ramadan tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga momentum berbagi dan memperkuat sinergi pembangunan di tingkat desa. Pada kesempatan tersebut, bantuan sembako diserahkan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah, sementara hibah untuk masjid diharapkan dapat mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. (lmhr-Kmf)

Disdukcapil dan RSUD Bob Bazar Lampung Selatan Diganjar Predikat 'Sangat Baik' oleh Kementerian PAN-RB


Bandar Lampung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali mengukir prestasi membanggakan di bidang pelayanan publik.

Dua unit kerja di wilayah ini berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) atas kinerja luar biasa dalam peningkatan kualitas layanan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta RSUD Bob Bazar Lampung Selatan dalam kategori Organisasi Penyelenggara Pelayanan Publik dengan predikat “Sangat Baik” berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2024.

Penyerahan penghargaan dilakukan di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, pada Kamis, 27 April 2025, oleh Asisten Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB, Dr. Otok Kuswandaru.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri PAN-RB, Komjen Pol (Purn) Purwadi Arianto, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, serta pejabat organisasi dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri PAN-RB, Purwadi Arianto, menekankan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan, tetapi juga tantangan untuk menjaga dan meningkatkan mutu layanan secara berkelanjutan.

“Pelayanan publik yang baik harus berbasis data objektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pengembangan pelayanan publik saat ini diarahkan pada sistem yang terpadu dan terintegrasi, termasuk melalui pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP) dalam ekosistem digital nasional.

“Kita butuh ASN yang adaptif, profesional, dan mampu menghadirkan pelayanan multikanal yang efisien serta mudah diakses,” tambahnya.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian itu, yang menurutnya merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh perangkat daerah.

“Ini menjadi inspirasi dan motivasi untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik dan sepenuh hati kepada masyarakat,” ujar Bupati dalam keterangnnya.

Pemkab Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, sebagai bagian dari implementasi tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan responsif terhadap kebutuhan warga. (Is-Kmf)

Bupati Lampung Selatan Sidak RSUD Bob Bazar: Cek Sejumlah Pelayanan


LAMPUNG SELATAN - Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Lampung Selatan, di Kalianda, Kamis (3/7/2025).

Kunjungan ini dilakukan hanya sehari setelah dirinya mengganti Plt Direktur RSUD Bob Bazar, semula dari dr. Reny Ayu Fatimah kepada dr. Djohardi. Hal ini sebagai langkah awal dalam mendorong transformasi layanan kesehatan yang lebih humanis dan profesional.

Dalam sidaknya, Bupati Egi nampak menyusuri sejumlah titik penting pelayanan RSUD Bob Bazar, seperti Ruang Dahlia, R.A. Intan, aula, hingga kamar mandi dan area publik rumah sakit. Ia ingin memastikan langsung kualitas layanan yang diterima masyarakat.

“Saya ingin RSUD Bob Bazar menjadi rumah sakit kebanggaan warga Lampung Selatan. Bukan hanya karena fasilitasnya, tapi karena pelayanannya yang tulus dan profesional,” tegas Egi.

Lebih dari sekadar memeriksa kondisi fisik, Bupati Egi juga berdialog langsung dengan tenaga medis dan menyampaikan pesan moral tentang pentingnya etika dalam melayani masyarakat.

“Layani masyarakat dengan hati. Jangan sekadar menggugurkan kewajiban, tapi hadirkan ketulusan. Karena rumah sakit bukan sekadar tempat berobat, tapi tempat orang berharap sembuh,” ujarnya.

Tak hanya kepada petugas, perhatian Bupati Egi juga tertuju pada pasien dan pengunjung. Ia menyapa dan berbincang dengan warga untuk mendengar langsung pengalaman mereka. Salah satunya, Mahlia (30), warga Ketapang yang sedang mendampingi anaknya dirawat.

“Nilainya 10, Pak. Pelayanannya ramah, ruangannya juga bersih,” ujar Mahlia (Red)

Resmi Dilantik, Ini Pesan Purnama Wulan Pada Ketua TP. PKK Lampung Selatan

 


Bandar Lampung – Zita Anjani Radityo Egi, S.Sos., M.Sc resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Pembina Posyandu Lampung Selatan periode 2025-2030.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., di Ruang Abung Balai Keratun, Kantor Gubenur Lampung, Rabu (26/2/2025).

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari menyampaikan ucapan selamat kepada Zita Anjani atas amanah baru yang yang akan diemban di Kabupaten Lampung Selatan.

Dirinya menyatakan, keberadaan PKK bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam berbagai program pemberdayaan keluarga.

“Hari ini kita menempa amanah, kewajiban yang tidak hanya besar, tapi juga mulai bersama-sama mencerdaskan kehidupan bangsa, memperdayakan keluarga. Itu adalah kodrat kita sebagai keluarga,” kata Purnama Wulan Sari.

Dibawah kepemimpinan Zita Anjani, Purnama Wulan Sari berharap, TP PKK Kabupaten Lampung Selatan bisa terus berinovasi dan bersinergi dengan semua pihak, guna meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Purnama Wulan Sari menyadari pentingnya TP PKK sebagai ujung tombak dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan keluarga. Seperti, meningkatkan kualitas hidup keluarga, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Bersama keluarga kita bisa membangun generasi emas. Sebagai ibu kita mengambil peran penting. Bagaimana kita bisa memanfaatkan momen ini, memanfaatkan teknologi untuk memajukan bangsa,” ujar Purnama Wulan Sari.

Selain prosesi pelantikan, acara tersebut juga dirangkai dengan serah terima jabatan Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lampung Selatan. Serah terima tersebut menandai transisi kepemimpinan dalam organisasi PKK di Kabupaten Lampung Selatan.

Usai dilantik, Zita Anjani kemudian langsung melantik Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Masa Bhakti 2025-2030, yang diharapkan dapat membawa semangat baru dalam melaksanakan program kerja TP PKK ke depan. (ptm)

Zita Anjani Radityo Egi Dilantik Jadi TP PKK Lampung Selatan

 


Bandar Lampung – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lampung Selatan, Zita Anjani Radityo Egi, S.Sos., M.Sc., resmi melantik Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Masa Bhakti 2025-2030.

Pelantikan yang dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, beserta jajaran kepala perangkat daerah setempat, berlangsung di Ruang Abung Balai Keratun, Kantor Gubenur Lampung, Rabu (26/2/2025).

Pelantikan Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor : B/204/IV.13/HK/2025 tentang Pembentukan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Periode 2025-2030.

Dalam keputusan tersebut, menerangkan Zita Anjani sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan dan Reni Apriani Syaiful Anwar sebagai Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan.

Usai melantik, Zita Anjani menekankan pentingnya peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pemberdayaan keluarga.

“Ini bukan hanya sekedar prosesi seremonial tapi juga amanah yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” kata Zita Anjani.

Dalam kesempatan itu, Zita Anjani juga menyatakan TP PKK harus berperan aktif dan menjadi bagian dari tujuh misi strategis pembangunan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. 

Oleh karenanya, Zita Anjani mengajak Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan untuk bekerjasama dan bersinergi dengan pemerintah daerah, dalam menjalankan program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh TP PKK Kecamatan dan Desa untuk bekerja dengan bersinergi melalui program yang berdampak langsung kepada masyarakat, terutama mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan zero stunting,” imbuh Zita Anjani.

Sementara itu, Pj. Sekda Lampung Selatan, Intji Indriati, menyampaikan selamat kepada pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan yang baru saja dilantik.

Intji yakin kepengurusan TP PKK yang baru ini akan membawa Lampung Selatan menjadi kabupaten yang lebih maju dan sejahtera, serta masyarakat yang berakhlak mulia.

“Selamat kepada saudara-saudara sekalian, saya percaya saudara-saudara sekalian mampu menjalankan tupoksi dengan baik sebagai pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Intji Indriati mewakili Bupati Lampung Selatan.

Intji Indriati juga menyampaikan, TP PKK merupakan garda terdepan dalam membangun keluarga yang kuat, sejahtera, berkarakter, berakhlak mulia dan bahagia.

“Dua hal yang perlu diperhatikan, di kecamatan dan desa, menggerakkan ekonomi keluarga dengan kemampuan dan kemauan. Kita harus kreatif dan inovatif,” kata Intji. (ptm)

Wabup Lampung Selatan Tinjau Pasar Inpres Kalianda


Kalianda – Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar melakukan peninjauan langsung ke Pasar Inpres Kalianda, Selasa (25/2/2024).


Kunjungan Wabup Lampung Selatan yang biasa disapa Syaiful itu guna memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan 1446 Hijriah.


Wabup Syaiful nampak didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, serta sejumlah pejabat daerah terkait. Setibanya di pasar, Wabup Syaiful langsung menyambangi sejumlah pedagang untuk menanyakan ketersediaan dan harga bahan pokok.


Dari pantauan, sejumlah komoditas pangan terpantau masih mencukupi, meskipun terdapat beberapa kenaikan pada komoditas tertentu, seperti cabai, ikan dan cumi yang mengalami kenaikan harga karena cuaca ekstrem.


Wabup Syaiful membenarkan jika terdapat beberapa harga bahan pokok mulai merangkak naik, seperti beras, cabai dan lainnya. Dia berharap tidak ada kenaikan harga yang signifikan.


“Nanti kita koordinasikan dengan Kepala Bulog untuk mempersiapkan operasi pasar murah, jika memang nanti harga melambung tinggi,” kata Wabup Syaiful.



Sementara, para pedagang yang ditemui mengonfirmasi bahwa belum terjadi lonjakan harga yang signifikan menjelang Ramadan. Kendati demikian terdapat beberapa kenaikan harga pada sejumlah komoditas tertentu.


Seperti dikatakan Ucup, salah satu pedagang daging di Pasar Inpres mengatakan, harga daging sapi menjelang bulan Ramadan masih tergolong stabil yakni diangka Rp135 ribu/kg.


“Harga daging sapi masih stabil sampai menjelang bulan puasa nanti. Kemungkinan kalau mendekati Idulfitri ada kenaikan harga berkisar Rp5000,” ujar Ucup saat berinteraksi dengan Wakil Bupati Lampung Selatan.


Selain itu, pedangan ikan segar di Pasar Inpres Kalianda, Ardi menyebut, kenaikan harga ikan dan cumi disebabkan oleh cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir.


“Iya, kalau harga ikan dan cumi ada kenaikan karena cuaca ekstrem. Tapi alhamdulillah selalu habis terjual,” ungkap Ardi.


Sementara itu, pedagang cabai merah, Ayumi menjelaskan, harga cabai merah perhari ini tembus diangka Rp50 ribu/kg, yang sebelumnya dikisaran harga Rp43 ribu/kg-Rp45 ribu/kg.


“Hari ini cabai merah ini tembus diharga Rp50 ribu perkilonya. Ini juga disebabkan cuaca yang berubah-ubah,” kata Ayumi. (Is/lmhr)

Wabup Lampung Selatan M. Syaiful Anwar Pimpin Apel Mingguan


Kalianda – Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar memimpin apel mingguan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, yang berlangsung di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (24/2/2025).


Apel itu diikuti Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, beserta pejabat utama, para kepala perangkat daerah, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan.


Apel tersebut merupakan apel perdana bagi Wabup M. Syaiful Anwar pasca dilantik sebagai Wakil Bupati bersama Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama oleh Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, pada Kamis, 20 Februari 2025 lalu.


Membacakan sambutan Bupati Lampung Selatan, Wabup M. Syaiful Anwar menyampaikan beberapa pesan penting terkait langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah daerah untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Lampung Selatan ke depan.


Wabup M. Syaiful Anwar mengatakan, dirinya bersama bupati sangat berharap seluruh ASN dapat saling mendukung, saling berkomitmen, saling menjaga untuk kerja bersama, kerja cepat, kerja cerdas, kerja keras, kerja tepat sasaran, dan kerja tepat waktu.


“Yang paling penting adalah mari bersama-sama kita bekerja dengan hati. Karena untuk mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan maju, sudah menanti pekerjaan untuk kita tunaikan bersama-sama,” kata Wabup M. Syaiful Anwar saat memberikan amanat.



Pada kesempatan itu, dia juga menekankan, bahwa kinerja perangkat daerah yang efektif sangat penting untuk kita tingkatkan. Komunikasi yang baik harus terjalin intensif, antara seluruh perangkat daerah, baik itu dalam pertemuan formal maupun informal.


Selain itu, Wabup M. Syaiful Anwar juga meminta para ASN lebih proaktif memberikan masukan yang baik, dengan cara yang baik kepada pimpinan daerah.


“Hal ini untuk memastikan, bahwa setiap kendala yang muncul dalam menjalankan tugas-tugas kita, dapat segera diatasi. Kami sangat terbuka atas masukan yang inovatif dari ASN, untuk kepentingan kemajuan daerah yang kita cintai ini,” pesan Wabup M. Syaiful Anwar.


Sebelum mengakhiri sambutannya, Wabup M. Syaiful Anwar juga sempat menyampaikan pantun dan yel-yel untuk menyemangati ASN yang mengikuti upacara.


“Ke Kalianda membeli baju, uang habis tidak tersisa. Lampung Selatan Maju. Bismillah Bisa. Ikan hiu makan kayu, EGI-SYAIFUL i love u,” kata Wabup M. Syaiful Anwar disambut tepuk tangan seluruh peserta upacara yang hadir. (Lis) 

Wabup Lampung Selatan Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Katibung dan Natar


Katibung – Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar meninjau langsung lokasi yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Katibung dan Natar, Sabtu (22/2/2025).


Wabup datang didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati beserta sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkup Pemkab setempat.


Kunjungan tersebut merupakan bentuk upaya cepat tanggap Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan dalam penanganan bencana. Adapun lokasi pertama yang dikunjungi Wabup dan rombongan yakni di Desa Tarahan, Kecamatan Katibung.


Kondisi lokasi banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi di Kecamatan Katibung pada Jumat malam (21/2/2025), mengakibatkan meluapnya air Sungai Way Tarahan. Sehingga menyebabkan, 29 rumah terendam banjir, dan satu rumah hanyut terseret arus sungai.


Setibanya di lokasi, Wabup Syaiful dan rombongan langsung menyambangi rumah warga di Dusun Sukai Cai, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, yang hanyut diterjang banjir.


Dalam kesempatan itu, Wabup Syaiful meminta BPBD, Dinas Sosial dan dinas instansi terkait melaksanakan tanggap darurat bencana dengan segera.


Selain melakukan peninjauan ke lokasi banjir, Wabup Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar juga membawa bantuan tanggap darurat untuk warga yang rumahnya hanyut diterjang banjir.


Wabup berharap, bantuan yang diberikan bisa sedikit meringankan beban keluarga korban yang dilanda musibah. “Semoga bermanfaat,” kata Wabup, M. Syaiful Anwar.


Setelah menjelasakan upaya dalam penanganan banjir di Kecamatan Katibung, Wabup Syaiful dan rombongan melanjutkan meninjau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Natar. (Is/kmf)

Pemkab Lampung Selatan Gelar Upacara Penerimaan Wakil Bupati


Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar upacara penerimaan Wakil Bupati, M. Syaiful Anwar. Upacara digelar sederhana oleh Pamong Praja, di halaman kantor bupati setempat, Jumat (21/2/2025).


Dalam prosesi penerimaan itu merupakan hari pertama kerja M. Syaiful Anwar pasca dilantik sebagai Wakil Bupati bersama Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama oleh Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, pada Kamis, 20 Februari 2025 kemarin.


Setelah prosesi penerimaan, Wabup M. Syaiful Anwar langsung memimpin acara Coffee Morning bersama para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.


Dimana diketahui, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama sedang mengikuti orientasi atau retreat di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil), Magelang, bersama seluruh kepala daerah yang telah dilantik Presiden Prabowo.



Sementara, acara Coffee Morning yang digelar di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten, Intji Indriati, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Setdakab, serta kepala perangkat daerah di lingkup Pemkab Lampung Selatan.


Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan yang telah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia.


Intji Indriati berharap, dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang baru, seluruh kegiatan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan dapat semakin baik dan lebih maju.


“Sehingga progresnya nanti mampu mewujudkan masyarakat Lampung Selatan yang lebih sejahtera, mandiri, unggul, bermartabat dengan dilandasi visi. Sehingga mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan yang maju menuju generasi emas tahun 2045,” ujar Intji Indriati.


Intji Indriati juga menyampaikan, seluruh jajarannya siap berkoordinasi, bekerjasama dan menjalankan program-program daerah serta bagian indikator pembangunan yang tertuang di dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, Radityo Egi Pratama-M. Syaiful Anwar.


“Kami akan siap berkolaborasi serta mendukung semua kebijakan yang berkenaan dengan program-program pembangunan demi kemajuan Kabupaten Lampung Selatan yang kita cintai ini,” kata Intji Indriati.



Sementara itu, dalam amanat perdananya, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar menekankan bahwa komunikasi yang baik antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang efektif.


“Melalui pertemuan yang bahagia ini, kita dapat mendiskusikan berbagai persoalan dengan lebih terbuka dengan suasana hati yang bahagia,” kata M. Syaiful Anwar.


Dalam kesempatan tersebut, M. Syaiful Anwar juga menyampaikan, bahwa salah satu poin utama yang menjadi perhatian dalam diskusi adalah peningkatan kualitas pelayanan publik serta evaluasi terhadap program-program pembangunan yang telah berjalan.


“Kita ini harus bekerja pakai hati. Kolaborasi antar pihak itu sangat penting dalam mempercepat pelayanan strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (Nsy)