Pemprov Lampung Siap Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan


 Bandar Lampung ---- Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang), Bani Ispriyanto, mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Rabu (18/2/2026).

Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir saat memimpin Rakor menekankan agar seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan meningkatkan kewaspadaan terhadap fluktuasi harga bahan pokok di lapangan.

​Tomsi Tohir menyoroti adanya kecenderungan pengabaian terhadap kenaikan harga yang persentasenya dianggap kecil. Ia memperingatkan bahwa kenaikan harga sekecil apa pun harus segera diantisipasi agar tidak terus melonjak pada hari berikutnya.

​"Hal-hal yang seperti ini jangan dibiarkan. Kenapa? Nanti besok dia naik lagi. Jadi begitu ada kenaikan di atas Harga Eceran Tertinggi tadi, segera dalami kenapa naik," tegas Tomsi.

​Sekjen Kemendagri mengungkap adanya anomali di beberapa wilayah penghasil komoditas tertentu, seperti cabai, yang justru mengalami kenaikan harga di tengah stok yang melimpah. Ia meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan tim terkait untuk mendalami potensi adanya praktik kesengajaan oleh pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi.

​"Daerah-daerah penghasil cabai itu malah naik. Ini kan harus jelas nih, kenapa daerah penghasil cabai naik, padahal cabainya melimpah. Dalami betul kenapa naik," ujarnya.

​Ia juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memiliki empati tinggi dan tidak menggunakan standar pribadi dalam menilai kenaikan harga.

"Jangan ngukur pakai badan kita. Kalau ngukur pakai badan kita naiknya sedikit, tapi bagi masyarakat naiknya kerasa," tambahnya.

​Tomsi Tohir kemudian menginstruksikan Bulog, dinas perdagangan, dan kantor perwakilan di daerah untuk bekerja lebih ekstra dengan melakukan pengecekan langsung ke lapangan setiap hari. Ia menekankan bahwa disiplin dan kemauan keras dari seluruh stakeholder adalah kunci untuk memberikan harga terbaik bagi masyarakat.

​"Harus dibuat tim petugas yang terus-menerus mengecek. Jadi tidak selesai rapat kita selesai dan beristirahat. Dari daerah pun mengecek langsung ke lapangan," pungkasnya.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya tren peningkatan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di sejumlah wilayah Indonesia pada minggu kedua Februari 2026.

Hal ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan langkah mitigasi mengingat pola historis kenaikan harga menjelang bulan suci Ramadan. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengungkapkan bahwa sebaran kenaikan harga kian meluas.

"Terdapat 199 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH. Kalau kita bandingkan dengan minggu lalu itu ada 170 yang mengalami kenaikan, artinya yang mengalami kenaikan IPH bertambah," ujar Ateng.

​BPS mencatat bahwa komoditas cabai rawit dan daging ayam ras menjadi motor utama kenaikan harga di berbagai daerah. Cabai rawit, secara nasional, mengalami kenaikan harga sebesar 16,60 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dengan rata-rata harga Rp67.000 per kilogram. Angka ini telah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan sebesar Rp57.000.

​Selain cabai dan ayam, komoditas beras juga menunjukkan tren peningkatan sebaran kenaikan harga. Pada minggu kedua Februari ini, tercatat 90 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga beras, meningkat dari 72 daerah pada minggu sebelumnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Gubernur Lampung Dampingi Menteri Teuku Tinjau Pelatihan Masamo


BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya dalam dua agenda kunjungan di Provinsi Lampung, Minggu (15/02/2026).

Agenda pertama berlangsung pada kegiatan Pelatihan Juru Masak Bersama Master (Masamo) Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI melalui Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain di SPPG Rajabasa 3, Kecamatan Rajabasa.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Lampung saat ini menjadi provinsi tercepat dan tertinggi secara persentase dalam pemenuhan infrastruktur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Saya laporkan, Lampung hari ini menjadi provinsi tercepat dan tertinggi secara persentase dalam pemenuhan pengadaan dapur MBG. Rasio kita sudah di atas 100 persen dari target,” ujar Gubernur.
Ia memaparkan, program MBG di Lampung menyasar sekitar 2,7 juta penerima manfaat, mulai dari siswa TK hingga SMA, santri pondok pesantren, balita, hingga ibu hamil. Ketersediaan bahan baku pun dipastikan aman karena Lampung merupakan daerah surplus pangan.
“Sumber pangan Lampung luar biasa. Ayam surplus, telur surplus, beras dan sayuran juga surplus. Tidak ada cerita kekurangan bahan makanan,” tegasnya.
Namun demikian, Gubernur mengingatkan bahwa kualitas gizi harus diimbangi dengan cita rasa dan kreativitas.
“Anak-anak itu nomor dua gizi, nomor satu enak dulu. Kalau tidak enak, mereka tidak mau makan. Saya ingin mereka lulus sekolah dengan kenangan bahwa makanan MBG itu enak dan membanggakan,” tambahnya.
Gubernur juga mengapresiasi inovasi Kementerian Ekonomi Kreatif yang menghadirkan chef profesional untuk meningkatkan standar kualitas pengelolaan dapur MBG. Ia berharap pelatihan ini menjadi ruang belajar, berbagi inspirasi, sekaligus memperkuat jejaring pelaku usaha kuliner di Lampung sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif daerah.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Lampung yang telah membangun 1.007 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan jangkauan 2,7 juta penerima manfaat. Program ini dinilai selaras dengan visi Presiden dalam menyiapkan Generasi Emas 2045 sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Secara nasional, pemerintah menargetkan lebih dari 83 juta penerima manfaat melalui 30.600 SPPG pada tahun ini.
Menteri menegaskan, program ini bukan sekadar intervensi gizi, melainkan juga mesin penggerak ekonomi yang menghidupkan sektor pertanian, perikanan, dan jasa hingga tingkat desa. Kegiatan Masamo, lanjutnya, menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, tenaga profesional seperti Chef Norman Ismail, serta sektor swasta dalam meningkatkan kualitas juru masak.

Pesan Gubernur Lampung Pada Pengurus Ikatan Da’i Indonesia


BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berharap pengurus Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi) jadi mitra strategis Pemerintah dalam membangun karakter dan moral bangsa.

Harapan Gubernur tersebut disampaikan Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Pemerintah Provinsi Lampung Fiter Rahmawan saat mewakili Gubernur menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Ikadi Kota Bandarlampung periode 2026-2031, di Balai Keratun Lt. III, Komplek Kantor Gubernur, Minggu (15/02/2026).
Pengukuhan berdasarkan surat keputusan Pengurus Wilayah Ikatan Da’i Indonesia Provinsi Lampung Nomor 01/SKEP/PW-IKADI/1447 Hijriah tentang Pengangkatan Pengurus Daerah Ikatan Da’i Indonesia Kota Bandar Lampung.
Dalam acara itu, Ketua PW Ikadi Provinsi Lampung H. Repianto secara reami melantik dan mengukuhkan pengurus Ikadi Kota Bandarlampung periode 2026-2031.
Gubernur Mirza dalam sambutan yang dibacakan oleh Plt. Kepala Biro Adpim Fiter Rahmawan menyampaikan bahwa ​Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap keluarga besar Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi) atas terlaksananya pelantikan Pengurus Daerah Ikadi Kota Bandar Lampung masa bakti 2026-2031.
Gubernur Mirza menilai bahwa momentum ini sangat penting bagi kita semua, mengingat IKADI merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan karakter dan moral bangsa.
Sesuai dengan tema yang diangkat hari ini, yaitu ”Menguatkan Peran Da’i sebagai Penggerak Pemberdayaan Umat”, peran para da’i menjadi sangat krusial, para da’i bukan hanya bertugas menyampaikan risalah agama, tetapi juga harus menjadi teladan dan motor penggerak dalam menjaga kondusivitas daerah, menangkal paham-paham radikalisme, serta mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat Lampung.
Melalui sambutannya, Gubernur Mirza berharap agar Ikadi terus bersinergi dalam mewujudkan masyarakat yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi.
“Optimalisasi potensi umat melalui pemberdayaan harus menjadi prioritas kita bersama untuk membangun kemandirian bangsa menuju peradaban madani”, ujarnya.
​Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur Mirza mengucapkan selamat bekerja dan selamat mengemban amanah kepada Ketua PD Ikadi Kota Bandar Lampung terpilih Triono, beserta seluruh jajaran pengurus yang baru saja dilantik.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan dalam menjalankan tugas dakwah ini”, tutup Mirza.
Ketua PW IKADI Provinsi Lampung H. Repianto menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan sebuah momentum penting bagi dakwah di Kota Bandar Lampung.

“Pelantikan pengurus daerah IKADI Kota Bandar Lampung periode 2026-2031 bukan sekadar seremonial, melainkan tonggak estafet perjuangan”, sambungnya.

​H. Repianto menambahkan bahwa tantangan da’i ke depan semakin kompleks, di mana teknologi dan moralitas berpacu dengan sangat cepat. Oleh karena itu, IKADI harus hadir sebagai penyejuk dan pemberi solusi bagi problematika umat.

“Saya berharap pengurus yang baru dilantik segera menyusun program kerja yang menyentuh akar rumput, menguatkan kemandirian ekonomi umat, dan tetap menjaga ukhuwah islamiyah di atas segalanya”, tutupnya.

Di akhir kegiatan, Plt. Kepala Biro Adpim Provinsi Lampung Fiter Rahmawan beserta Ketua PW Ikadi Provinsi Lampung, memberikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Ikadi Kota Bandarlampung.

Selain pelantikan dan pengukuhan pengurus IKADI Kota Bandarlampung, dalam kesempatan ini juga akan dilaksanakan diskusi publik keumatan dengan tema: “Optimalisasi Potensi Umat dalam Membangun Kemandirian Bangsa menuju Peradaban Madani”.

Gubernur Lampung: Kami Ingin Pelaku Kreatif Berbagi Pengalaman


Bandar Lampung – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri kegiatan Bincang Ekraf di El’s Coffee Roastery, Bandar Lampung, Minggu (15/2). Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis untuk menyerap aspirasi, memperkuat kolaborasi serta mendorong inovasi ekonomi kreatif Lampung dengan pendekatan Hexahelix.

Selain dialog, Menteri Ekraf bersama jajaran Pemerintah Provinsi Lampung melakukan visitasi ke PT Sari Alami untuk melihat langsung proses produksi dan pengolahan kopi, mulai dari roasting hingga pengemasan. Kunjungan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pengembangan usaha kreatif lokal.

Dalam kesempatan ini, Menteri Ekraf menegaskan, pemerintah berkomitmen mendukung pengembangan subsektor kreatif dan memfasilitasi kolaborasi antar komunitas, agar produk kreatif daerah dapat naik kelas dan menjangkau pasar nasional maupun internasional, sehingga berkembang lebih kolaboratif dan efektif.

Dalam diskusi, para pegiat menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari perlunya fasilitasi UMKM, wadah kolaborasi lintas subsektor hingga penguatan promosi dan pelatihan.

Menanggapi hal itu, Menteri Ekraf menekankan bahwa setiap subsektor ekonomi kreatif memiliki keunikan tersendiri, serta perlunya kolaborasi yang tepat.

“Kolaborasi dengan event nasional maupun internasional memperkuat kapasitas dan jaringan kreatif. Pelaku kreatif dapat memanfaatkan promosi serta pelatihan untuk mengembangkan kemampuan. Pemerintah siap memfasilitasi pertumbuhan dan memaksimalkan potensi setiap subsektor,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung segala bentuk kolaborasi dengan pemerintah pusat, terutama untuk memperkuat kapasitas UMKM dan subsektor ekonomi kreatif yang sudah menembus pasar nasional maupun internasional.

“Kami ingin pelaku kreatif berbagi pengalaman, meningkatkan kualitas, dan tumbuh bersama, sehingga ekonomi kreatif Lampung semakin kuat dan berdaya saing,” ujar Gubernur.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pegiat ekraf dalam Bincang Ekraf Lampung dan visitasi ke PT Sari Alami menegaskan peran ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth nasional.

Turut mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif, Adinda Yuanita Teuku Riefky Harsya, dalam pertemuan; Pembina Dharma Wanita Persatuan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif; Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekraf, Yuke Sri Rahayu; Rian Firmansyah, Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga; Panji Purboyo, Tenaga Ahli Menteri Bidang Keprotokolan dan Koordinasi Daerah; serta Andy Ruswar, Direktur Kuliner.

Gubernur Lampung Hadiri Doa untuk Negeri HUT ke-18 TV One di Masjid Al-Bakrie


Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri acara Doa untuk Negeri, Damai Indonesiaku dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-18 TV One, yang digelar di Masjid Al-Bakrie Bandar Lampung, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri ulama nasional, Ustadz Abdul Somad, yang menyampaikan tausiyah penuh makna. Acara mengusung tema “Lampung Tanoh Pusako, Gham Pulang”, yang mengandung filosofi tentang kembali ke akar budaya, menjaga pusaka leluhur, serta menjadikan momentum ulang tahun sebagai refleksi perjalanan panjang TV One dalam menghadirkan informasi yang terpercaya, inspiratif, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Masjid Al-Bakrie telah menjadi ikon religius dan wisata religi di Bandar Lampung.

“Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi terbesar di Sumatera. Wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan pantai di Lampung juga akan mampir ke Masjid Al-Bakrie untuk beribadah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga memaparkan kesiapan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyambut bulan suci Ramadan.

“Pemerintah Provinsi Lampung berkoordinasi dengan berbagai stakeholder agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan baik. Kami ingin menghadirkan bulan Ramadhan yang khusyuk dan penuh semangat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun sekaligus apresiasi kepada TV One atas dedikasi dan kontribusinya selama 18 tahun dalam menyajikan informasi yang berkualitas bagi masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-18 kepada TV One. Usia 18 tahun adalah usia remaja, usia yang penuh semangat dan produktif. Semoga TV One terus berinovasi, menyajikan berita yang baik, dan mencerahkan seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Acara Doa untuk Negeri ini dihadiri oleh ribuan masyarakat, unsur Forkopimda Provinsi Lampung, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Ls)

Sekdaprov Lampung Hadiri Gaktib dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026


BANDARLAMPUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026 di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat (13/2/2026).

Upacara dipimpin oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXI/Radin Inten Andrian Susanto selaku inspektur upacara, dan diikuti jajaran prajurit serta unsur terkait.

Sekdaprov Marindo menyampaikan pesan Gubernur yang mendukung penuh pelaksanaan Operasi Gaktib dan Yustisi sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin dan kepatuhan hukum di Lingkungan TNI.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan aparat penegak hukum lainnya harus terus diperkuat guna menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif di Lampung.

“Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh langkah-langkah penegakan ketertiban dan hukum. Dengan kolaborasi yang solid, kita optimistis stabilitas daerah dapat terus terjaga demi mendukung pembangunan,” ujar Marindo.

Sementara itu, Brigjen TNI Andrian Susanto menegaskan bahwa Operasi Gaktib dan Yustisi yang digelar setiap tahun merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, serta profesionalisme prajurit dan PNS TNI.

Ia menyampaikan, tema Operasi Gaktib dan Yustisi tahun ini yakni “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju” harus menjadi pedoman seluruh prajurit dalam menjalankan tugas.

“Tema ini harus menjadi pedoman sekaligus komitmen seluruh prajurit dalam melaksanakan tugas, menjaga kehormatan diri, satuan, dan institusi TNI,” ujar Andrian.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas prajurit seiring perkembangan teknologi, termasuk dalam menghadapi kejahatan siber dan penyalahgunaan media sosial.

“Saya menekankan agar terus meningkatkan kemampuan mengikuti perkembangan teknologi termasuk dalam pencegahan dan penindakan terhadap kejahatan siber serta penyalahgunaan media sosial yang dapat merusak citra TNI,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh prajurit untuk memegang teguh sumpah prajurit, Sapta Marga, dan Delapan Wajib TNI. Prajurit juga diminta responsif terhadap perkembangan situasi melalui deteksi dini, cegah dini, dan reaksi cepat.

“Solid, kompak, integratif, dan sinergis bersama seluruh komponen bangsa serta selalu menjaga kepercayaan rakyat. TNI harus kreatif dan inovatif mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi guna mendukung fondasi kekuatan TNI,” pungkasnya.(Ls)

Batin Wulan: Safari Dakwah Momentum Perkuat Ukhuwah dan Pembinaan Akhlak Keluarga


BANDARLAMPUNG — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari Mirza yang akrab disapa Batin Wulan, menghadiri Safari Dakwah bertema “Wakaf One Family One Quran” yang digelar di Masjid Al Bakrie, Bandarlampung, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Organisasi Wanita Forkopimda Provinsi Lampung, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan jamaah perempuan yang mengikuti rangkaian acara dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan.
Safari dakwah ini menghadirkan tausiyah dari Habib Ahmad Al Habsyi yang menyampaikan pesan-pesan keislaman tentang pentingnya memperkuat keimanan, membina akhlak mulia dalam keluarga, serta membiasakan infak dan sedekah sebagai bentuk amal jariyah.
Dalam sambutannya, Batin Wulan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Habib Ahmad Al Habsyi di tengah masyarakat Lampung.
“Atas nama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung beserta seluruh jajaran, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ustadz Habib Ahmad Al Habsyi atas kehadiran beliau di Provinsi Lampung dan di tengah-tengah masyarakat pada hari ini,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa safari dakwah ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat keimanan, serta memperdalam pemahaman keagamaan.
“Menjadi suatu kebahagiaan bagi kita semua karena dapat berkumpul dalam majelis ilmu untuk bersilaturahmi, memperkuat keimanan, memperdalam ilmu agama, serta mempererat ukhuwah Islamiyah,” katanya.
Menurutnya, kegiatan safari dakwah memiliki nilai strategis dalam membina akhlak keluarga yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas masyarakat Lampung secara keseluruhan.
“Nilai-nilai dakwah dan keteladanan yang Insya Allah disampaikan hari ini akan menjadi bekal bagi kita semua, khususnya para ibu dalam mendidik generasi penerus bangsa,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan bahwa menjelang bulan suci Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
“Dalam beberapa hari ke depan kita akan menyambut bulan suci Ramadan. Momentum ini sangat penting bagi kita untuk mengkaji diri, memperbaiki kualitas keimanan, serta memperkuat nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, ia berharap masyarakat Lampung semakin mencintai majelis ilmu, semakin kokoh dalam nilai-nilai keislaman, serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.
Safari dakwah ini juga dirangkaikan dengan gerakan pengumpulan wakaf Al-Qur’an melalui Komunitas Riau Indonesia Mengaji. Antusiasme jamaah terlihat dari terkumpulnya lebih dari 1.000 mushaf Al-Qur’an wakaf yang selanjutnya akan disalurkan kepada pesantren, panti asuhan, dan keluarga yang membutuhkan. (Ls)

Pemprov Lampung Senam Bersama dan Aksi Lingkungan di Stadion Sumpah Pemuda


BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar senam bersama, aksi bersih bersih, tanam pohon, dan tebar benih ikan Stadion Sumpah Pemuda, Bandarlampung, Jumat (13/02/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut diikuti Sekretaris Daerah Provinsi Lampung (Sekdaprov) Marindo Kurniawan, Inspektur, para Staf Ahli Gubernur, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta karyawan dan karyawati di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Senam bersama yang dihadiri ratusan peserta berlangsung penuh semangat sebagai wujud komitmen menjaga kebugaran sekaligus memperkuat soliditas aparatur.
Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar Stadion Sumpah Pemuda, dilanjutkan dengan gerakan penanaman bibit pohon yang diikuti seluruh jajaran kepala OPD dan staf di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Agenda berikutnya adalah penebaran benih ikan di embung sekitar kompleks Stadion Sumpah Pemuda Provinsi Lampung. Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kebersihan lingkungan, kelestarian alam, dan keberlanjutan ekosistem.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah menginisiasi rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Lampung melalui senam bersama, aksi bersih-bersih, penanaman pohon, serta penebaran benih ikan di kawasan PKOR Way Halim.
“Kita sudah melaksanakan senam pagi, aksi bersih-bersih, penanaman pohon, penebaran benih ikan, dan selanjutnya akan dilaksanakan lomba memancing bersama,” ujarnya.
Sekdaprov Marindo juga mengapresiasi pelaksanaan senam pagi yang dirangkaikan dengan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia terkait gerakan lingkungan asri, termasuk kegiatan korve dan bersih-bersih.
Ia menegaskan bahwa Gubernur Lampung telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 yang mewajibkan seluruh instansi di wilayah Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan korve dan bersih-bersih. Instruksi tersebut juga ditindaklanjuti melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dengan menyurati bupati dan wali kota hingga tingkat kecamatan dan desa untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih setiap hari Jumat.
Pada kesempatan tersebut, Sekdaprov Marindo menyampaikan rasa syukur atas kepemilikan aset Pemerintah Provinsi Lampung berupa kawasan PKOR Way Halim seluas 32 hektare, yang dinilai tidak banyak dimiliki oleh daerah lain.
Ia menganalogikan kawasan tersebut dengan kawasan Gelora Bung Karno di Senayan, yang memiliki berbagai fasilitas pendukung aktivitas masyarakat, mulai dari olahraga, kegiatan ekonomi, hingga pariwisata.

Marindo menegaskan pesan Gubernur Lampung agar pengelolaan kebersihan kawasan PKOR Way Halim mendapat perhatian serius.

“Kebersihan menjadi hal yang sangat penting karena kawasan ini berada di lokasi strategis dan mudah terlihat langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Meiry Harika melaporkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-62 Provinsi Lampung.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti ratusan peserta dari seluruh OPD, dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis menggunakan bibit hasil kerja sama dengan pihak perkebunan.

Selanjutnya, digelar lomba memancing selama dua hari antar-OPD dengan penyediaan lebih dari 50 kilogram ikan lele, serta doorprize khusus bagi peserta yang berhasil mendapatkan ikan bertanda pita. Selain itu, dilakukan penebaran sebanyak 50.000 ekor benih ikan emas dan nila bekerja sama dengan Dinas Perikanan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam membudayakan pola hidup sehat dan lingkungan yang bersih sebagai fondasi penting dalam mendukung kinerja aparatur dan pelayanan publik yang optimal.

Rute Lampung–Kuala Lumpur, Ini Kata DPRD


Bandar Lampung – Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Yusnadi, menanggapi dibukanya penerbangan internasional perdana rute Lampung–Kuala Lumpur, Malaysia, melalui Bandara Raden Inten II pada kamis, 12 Februari 2026.

Ia berharap rute tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi perekonomian daerah.

Penerbangan inaugural itu akan dilayani maskapai TransNusa dengan jadwal keberangkatan pukul 11.00 WIB dari Bandara Raden Inten II menuju Kuala Lumpur.

Yusnadi mengapresiasi langkah Dinas Perhubungan Provinsi Lampung yang dinilainya berhasil menghidupkan kembali penerbangan internasional dari Bumi Ruwa Jurai.

Namun ia mengingatkan, pengalaman sebelumnya menunjukkan rute serupa pernah dibuka lalu terhenti.

“Selamat kepada Dinas Perhubungan yang sudah melakukan terobosan. Tapi jangan sampai ini hanya sekali terbang. Dulu pernah ada penerbangan serupa yang akhirnya berhenti,” kata Yusnadi, Rabu, 11 Februari 2026.

Menurut dia, rute Lampung–Malaysia merupakan pintu strategis yang harus dijaga kesinambungannya.

Lampung dinilai memiliki potensi besar di sektor pariwisata alam, religi, budaya, kuliner, hingga komoditas hasil bumi yang bisa dipromosikan ke mancanegara.

“Kalau ini rutin, penerbangan Lampung–Malaysia bisa menjadi kunci mendatangkan wisatawan, pelaku usaha, hingga investor. Ini bukan tujuan akhir, tapi sarana konektivitas ke negara lain di Asia Tenggara,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerbangan reguler bukan hanya melayani penumpang, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Karena itu, Yusnadi menekankan perlunya sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, DPRD, Angkasa Pura sebagai pengelola bandara, serta Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk memastikan keberlanjutan rute tersebut.

“Tugas pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan memastikan penerbangan ini tidak berhenti di tengah jalan. Harus ada kesinambungan kebijakan, promosi wisata, perbaikan destinasi, dan dukungan agar maskapai tetap sehat secara ekonomi,” katanya.

Ia juga mendorong dukungan terhadap rencana penerbangan umrah melalui Bandara Raden Inten II.

Menurut dia, jumlah jemaah umrah asal Lampung cukup besar dan selama ini harus berangkat melalui Jakarta.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menyatakan kesiapan operasional penerbangan internasional tersebut.

Hampir seluruh persyaratan telah terpenuhi dan tinggal menunggu satu persetujuan dari Kementerian Pertahanan.

“Persyaratan sudah keluar, tinggal satu dari Kementerian Pertahanan. Insyaallah 12–13 Februari ini penerbangan perdana Lampung–Kuala Lumpur bisa dilaksanakan,” kata Bambang, Senin, 9 Februari 2026.

Pada tahap awal, pola rotasi pesawat yakni Jakarta–Lampung–Kuala Lumpur–Lampung–Jakarta.

Pemprov Lampung Buka Akses Luas Kerja di Jepang


BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperluas akses peluang kerja luar negeri bagi generasi muda.

Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja Sektor Konstruksi di Jepang bagi siswa SMA/SMK se-Provinsi Lampung di SMAN 2 Bandar Lampung, Kamis (12/2/2026).
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa Jepang saat ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia.
Ia menyebutkan, setiap tahun terdapat sekitar 800 ribu lapangan pekerjaan terbuka di Jepang dari berbagai bidang.
Menurutnya, berdasarkan penilaian mitra Jepang, tenaga kerja Indonesia dinilai paling sesuai dari sisi budaya, karakter, serta kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi.
“Budaya yang paling cocok, kultur yang paling cocok, sifat yang paling cocok yang bisa bekerja dan beradaptasi di Jepang adalah tenaga kerja dari Indonesia,” ujarnya.
Mirza juga mengungkapkan banyak alumni pekerja migran Indonesia di Jepang yang telah sukses setelah kembali ke tanah air dimana mereka tidak hanya memperoleh penghasilan yang baik, tetapi juga pengalaman, teknologi, dan wawasan yang luas.
Menurutnya, pengalaman bekerja di luar negeri menjadi investasi jangka panjang untuk membangun daerah.
“Mereka sangat dihormati, mereka belajar, mereka dibayar dengan besar. Enam sampai tujuh tahun pulang, mereka bisa membuka usaha di Indonesia,” ungkapnya.
Mirza menyampaikan bahwa Pemprov Lampung menargetkan pengiriman generasi muda terbaik, khususnya lulusan SMA/SMK melalui program terstruktur. Saat ini tercatat sekitar 8.500 siswa SMA/SMK di Lampung memiliki minat untuk bekerja dan belajar di Jepang.
“Yang kita kirim adalah generasi-generasi terbaik, orang-orang terbaik dengan semangat-semangat yang terbaik dari Provinsi Lampung,” tegasnya.
Mirza berpesan agar para siswa yang berangkat ke Jepang menyadari bahwa mereka bukan hanya mewakili diri dan keluarga, tetapi juga Provinsi Lampung dan Republik Indonesia.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah dan bangsa dengan menunjukkan karakter positif bangsa Indonesia seperti ramah, disiplin, dan semangat bekerja.
“Jadikan diri kalian contoh bahwa negara kita punya SDM-SDM yang unggul yang siap ditempatkan di mana saja,” ujarnya.
Selain itu, Mirza juga memastikan Pemprov Lampung akan terus memonitor dan mendampingi perkembangan para siswa yang bekerja di Jepang agar mereka dapat bekerja dengan baik dan kembali ke tanah air dengan selamat.
Sementara itu, Director General of the Cabinet Secretariat Minister of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang Hirashima Masafumi menyampaikan bahwa sektor konstruksi Jepang menghadapi tantangan penuaan tenaga kerja.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 5.000 pekerja konstruksi asal Indonesia telah bekerja dengan baik di Jepang.
Hirashima menjelaskan bahwa pemerintah Jepang menargetkan penerimaan sekitar 80.000 tenaga kerja asing hingga Maret 2029 melalui skema Specified Skilled Worker (SSW).
“Sektor konstruksi adalah salah satu bidang dengan gaji tertinggi di antara pekerja berketerampilan khusus,” ujarnya.
Pemerintah Jepang, lanjutnya, juga menerapkan standar khusus dalam penerimaan tenaga kerja asing, termasuk sistem kuota, pengupahan bulanan yang sesuai, serta sistem pengembangan karier konstruksi.
Selain itu, Jepang terus meningkatkan lingkungan kerja melalui teknologi otomatisasi dan digitalisasi i-Construction 2.0.
“Kami akan terus mempertahankan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan mempunyai rasa kebanggaan bagi para pekerja tenaga asing,” ujarnya.
Perwakilan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Apri Danar Prabowo menegaskan bahwa kerja sama ketenagakerjaan Indonesia-Jepang telah berlangsung lama dan kini semakin kuat melalui skema government to government.
Ia mengungkapkan hasil survei yang menunjukkan Jepang menjadi negara tujuan nomor satu bagi masyarakat Indonesia yang berminat bekerja di luar negeri, disusul Jerman.
“Yang minat kerja luar negeri nomor satu Jepang, nomor dua Jerman,” ungkapnya.
Apri menekankan dua fokus utama sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, yakni optimalisasi pelindungan pekerja migran dan peningkatan kompetensi.
Ia mengapresiasi program kelas migran yang digagas Pemprov Lampung dan menyebutnya sebagai model yang ingin direplikasi di daerah lain.
Menurutnya, kesiapan bekerja di Jepang tidak hanya soal bahasa, tetapi juga kompetensi teknis, sertifikasi keahlian, soft skill, disiplin, pemahaman budaya kerja, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
“Bekerja ke luar negeri itu investasi. Ilmunya bisa diimplementasikan di tanah air dan memberikan dampak positif bagi industri di Lampung,” pungkasnya.
Melalui sinergi antara Pemprov Lampung, Pemerintah Jepang, dan KP2MI, program penyiapan tenaga kerja muda Lampung diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja Jepang sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Pemprov Lampung juga menegaskan komitmennya menjadikan program ini sebagai langkah strategis membangun generasi emas yang tidak hanya berdaya saing global, tetapi juga kembali untuk membangun Lampung dan Indonesia.(Ls)

Gubernur dan Ketua DPRD Lampung Hadiri Launching IJP FC dan Turnamen Minisoccer


Bandarlampung — Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung resmi meluncurkan tim sepak bola IJP Football Club (IJP FC) yang ditandai dengan gelaran Turnamen Minisoccer IJP, Sabtu (14/2/2026) di Subanus X Soccer Field.

Kegiatan ini langsung dihadiri Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Jihan Nurlela dan Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar. Sekaligus Launching IJP FC. Acara berlangsung dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan diikuti puluhan jurnalis yang tergabung di IJP lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Launching IJP FC ini menjadi langkah awal komunitas jurnalis Pemprov Lampung dalam mempererat silaturahmi, meningkatkan kebugaran, sekaligus membangun solidaritas antarmedia. Momen tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah yang ikut memeriahkan pertandingan persahabatan.

Turnamen minisoccer ini juga menjadi simbol komitmen IJP untuk terus menghadirkan kegiatan positif bagi anggotanya, baik dalam bidang olahraga maupun pengembangan profesionalisme di dunia jurnalistik.

Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa menyampaikan bahwa pembentukan IJP FC merupakan wujud semangat baru bagi para jurnalis Pemprov Lampung. Ia menjelaskan IJP sudah melakukan kegiatan secara rutin bermain bola Minisoccer.

“Alhamdulillah IJP FC resmi kita launching. Turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan antarjurnalis di lingkungan Pemprov Lampung,” ujarnya.

Dengan adanya IJP FC, kegiatan olahraga di kalangan jurnalis diharapkan semakin berkembang dan memberikan warna baru bagi aktivitas komunitas pers di Lampung. Serta ini nantinya sebagai seleksi untuk persiapan tim untuk mengikuti Pekan Olahraga Wartawan (Porwanas) 2027 yang dilaksanakan di Provinsi Lampung sebagai tuan rumah," ujar Ketua Penanggung jawab (Penjab) Minisoccer SIWO PWI Lampung ini. (*)